Sebenarnya bukan tipikal Samsung, karena bagaimanapun juga Samsung selalu percaya diri dengan desain miliknya sendiri tanpa mengikuti tren. Misal sebut saja tren notch yang ramai-ramai dipakai oleh berbagai merk smartphone populer di awal tahun ini karena mengikuti desain iPhone X.
Selain itu, Samsung juga disebut-sebut akan membenamkan teknologi in-screen-fingerprint mengikuti apa yang telah dilakukan oleh Vivo pada seri X20 Plus. Pemindai sidik jari di bawah layar memang memberikan keuntungan karena bisa memberikan ruang untuk baterai yang lebih besar.
Adalah Samsung Galaxy Note 9 yang dirumorkan akan mendapatkan tiga kamera belakang. Kabar ini muncul setelah muncul render Galaxy Note 9 yang menampilkan tiga buah kamera di bagian belakang.
Lalu apakah Samsung akan "menyerah" dengan mengikuti apa yang dilakukan oleh smartphone lain?
Duo smartphone baru mereka bahkan hanya satu yang memiliki dua kamera, yaitu Galaxy S9+, sementara S9 hanya memiliki satu kamera. Kemungkinan besar, Samsung akan lebih fokus pada dua kamera untuk Galaxy Note 9, tentunya dengan penambahan kualitas kamera yang lebih baik.
Kalaupun Samsung mulai memikirkan tentang tiga kamera di belakang, kemungkinan tidak akan terwujud dalam waktu dekat.
Terlepas dari itu, Samsung Galaxy Note 9 akan memiliki desain Infinity Display 2.0 sama seperti pada duo S9 dan S9+, dan layar Super AMOLED sebesar 6.3 inchi QuadHD+ dengan rasio 18,5:9. Kemudian spesifikasi lainnya diantaranya adalah menggunakan dua jenis prosesor yaitu Snapdragon 845 dan Exynos 9810.
Baca juga: Seperti Inikah Bentuk Final Samsung Galaxy Note 9?
Baca juga: Seperti Inikah Bentuk Final Samsung Galaxy Note 9?
Samsung Galaxy Note 9 diprediksi akan dirilis pada paruh kedua tahun ini, sekitar bulan Agustus. Hal ini tentu saja merupakan salah satu strategi Samsung untuk menghadang Apple yang disebut-sebut akan merilis smartphone baru pada bulan September tahun ini.
Sementara Razer Phone masih menikmati "singgasananya" di segmen smartphone khusus gaming, Xiaomi pelan-pelan mulai menabuh genderang perang untuk memulai pertempuran di segmen tersebut. Bagaimanapun saat ini bisa dibilang bahwa Razer Phone adalah satu-satunya smartphone yang khusus dirancang untuk para penggemar aktifitas mobil gaming.
Melalui Black Shark Technology Incorporated, yang merupakan perusahaan smartphone baru - dengan dukungan Xiaomi - saat ini disebut-sebut tengah mengembangkan smartphone pertama mereka. Dan sepertinya memang tinggal menunggu waktu untuk kelahiran smartphone gaming ini mengingat poster untuk smartphone ini telah diluncurkan.
Dan seperti yang dilansir dari Gizmochina, smartphone gaming Black Shark akan menggunakan prosesor Snapdragon 845 yang merupakan prosesor flagship dari Qualcomm.
Salah satu fitur yang ada pada Black Shark ini nantinya akan seperti game center, yang disebut Shark Space.
Sebagai permulaan, melalui situs media sosial terkenal asal China Weibo, CEO Black Shark mengadakan sebuah lucky draw bagi tiga orang pengguna media sosial tersebut yang akan beruntung mendapatkan masing-masing sebuah smartphone Black Shark.
Selain diketahui menggunakan Snapdragon 845, beberapa kemungkinan spesifikasi dari smartphone gaming Black Shark ini diantaranya adalah akan memiliki layar dengan resolusi FullHD+ dengan rasio kekinian 18:9. Kemudian kinerja smartphone ini akan didukung dengan RAM sebesar 8GB dan penyimpanan internal sebesar 32GB.
Kemudian Android Oreo akan menjadi sistem operasi dari smartphone gaming Black Shark ini. Mengenai ketersediaan dan penjualan, belum ada informasi resmi terkait dengan hal ini tetapi pihak Black Shark telah menjalin kesepakatan dengan toko online JD untuk penjualan dan promosi. Dengan berbagai langkah cepat yang dilakukan oleh Black Shark, sepertinya tinggal tunggu waktu saja untuk kemunculan smartphone gaming dari Black Shark ini.
Bagaimana, tertarik?
Ricky Febrian
Maret 26, 2018
New Google SEO
Bandung, IndonesiaMenenteng sebuah smartphone dengan logo buah Apel di bagian belakang tentu sudah merupakan kebanggaan tersendiri. Apalagi jika itu adalah iPhone X, yang merupakan keluaran terkini dari merk Apple, terlepas suka atau tidak dengan adanya notch di bagian atas perangkat. Meski bukan pertama kali menggunakan notch, tetapi Apple adalah pihak yang paling bertanggung jawab di balik kepopuleran penggunaan notch pada sebuah smartphone.
Lalu, jika smartphone Apple saja sudah memberi kebanggaan, bagaimana dengan Apple iPhone X yang berlapis emas 24 karat?
Adalah Caviar, sebuah perusahaan asal Rusia yang meluncurkan smartphone Apple iPhone X edisi berlapis emas 24 karat dengan dua macam model yaitu iPhone X Classic Gold dan iPhone X Liquid Gold.
Sebenarnya smartphone berwarna emas atau gold telah banyak di luar sana, bahkan merupakan salah satu varian warna yang cukup populer. Mungkin itu yang membuat Caviar meluncurkan iPhone X berwarna, bukan, berlapis emas karena iPhone X sendiri hanya ada pilihan warna Silver dan Space Gray.
Dan saking semangatnya, Caviar bukan cuma memberinya warna emas, tetapi benar-benar melapisinya dengan emas. Anti-mainstream.
Dan hasilnya memang sangat menawan. Dua varian Classic Gold dan Liquid Gold benar-benar membuat iPhone X terlihat, bukan terlihat, benar-benar membuat iPhone X semakin mewah. Tetapi tentu saja smartphone yang seperti ini merupakan smartphone yang dibuat khusus untuk segmen tertentu. Bukan cuma penggila teknologi, tetapi penggila kemewahan.
Bayangkan saja, iPhone X versi standarnya saja harganya berada di atas Rp 20an juta. Tanpa lapis emas atau tetek bengek lainnya. Kemudian dengan tambahan lapisan emas 24 karat dengan rancangan yang menawan, tentunya harganya bisa melonjak berlipat-lipat.
Untuk versi iPhone X Classic Gold harganya sekitar $4,510 atau sekitar Rp 60 jutaan. Sementara versi Liquid Gold harganya berkisar $4,805 atau sekitar Rp 66 jutaan.
Tentu saja logo buah apel masih ada di bagian punggungnya. Tentu terbuat dari emas.
Apel emas, terdengar familiar. Ah, itu adalah cerita rakyat dari wilayah Eropa yang mengisahkan para penyihir jahat yang tinggal di hutan, memancing orang-orang yang tersesat di tengah hutan menggunakan buah apel emas. Setelah mereka memakan buah apel emas itu mereka akan terhipnotis dan tak akan pernah kembali lagi dari hutan.
Lantas hubungannya?
Yah paling tidak ada yang sama-sama hilang. Jika di cerita rakyat tersebut orangnya yang hilang karena apel emas, maka untuk mendapatkan apel emas di dunia nyata ini uangnya yang hilang.
Tertarik?
Ricky Febrian
Maret 16, 2018
New Google SEO
Bandung, IndonesiaBukan rahasia lagi kalau smartphone Android membuat Google mengetahui setiap kegiatan pengguna: mulai dari kesukaan hingga keberadaan. Lalu jika pengguna menginginkan keamanan atau privasi yang lebih tapi tetap menggunakan Android, bagaimana? Beberapa caranya mungkin adalah dengan menggunakan Graphite Phone. Tetapi harganya sangat mahal.
Alternatif lainnya?
Tak perlu khawatir karena selalu ada alternatif, termasuk pilihan untuk menggunakan smartphone paling aman. Pada ajang MWC 2018 lalu, diantara hingar-bingar deretan smartphone baru berponi alias smartphone ber-notch, terdapat sebuah smartphone baru penerus Graphite Phone, yaitu SIKURPhone.
Nama yang aneh, bukan?
![]() |
| Out of the box UI Android Nougat (via Mashable) |
Tetapi selain nama yang aneh, SIKURPhone terlihat seperti smartphone jadul, yang benar-benar keluar dari pakem atau tren smartphone di tahun 2018 ini. Misalnya saja smartphone ini tak menggunakan rasio 18:9. Bagi beberapa orang hal itu memang tak masalah, meskipun nantinya akan mempermasalahnya spesifikasinya.
Spesifikasi SIKURPhone:
5.5-inch FHD Display
Kamera utama sebesar 13 MP
Kamera depan 5 MP
RAM 4 GB
Storage 64 GB
Prosesor Mediatek MT6750
USB Type-C
Android 7.0 Nougat
Baterai sebesar 2,800 mAh
Fingerprint di bagian belakang
Tidak terlihat menarik bukan? Bagi penggila smartphone yang "memuja" desain serta spesifikasi, SIKURPhone benar-benar tidak menarik. Tetapi permasalahan utamanya bukan itu karena SIKURPhone bukan membuat smartphone untuk menarik perhatian bukan dengan kecantikannya, tetapi dengan fitur-fiturnya.
Salah satu fitur unggulannya adalah built-in cryptocurrency wallet yang fungsi utamanya adalah menyimpan mata uang, atau menyimpan cryptocoins dengan aman.
Artinya, smartphone ini sangat cocok dengan para pemain Bitcoin, Litecoin, Ethereum, atau Ripple.
Jadi, jelas smartphone ini adalah smartphone eksklusif. Pengguna millenial jelas tak akan bisa bertahan dengan smartphone ini karena SIKURPhone memblok segala jenis media sosial, dan beberapa aplikasi yang memang telah diatur oleh SIKUR. Untuk mendownload aplikasi pun bukan melalui Google Play, tetapi melalui aplikasi yang mereka kembangkan sendiri.
![]() |
| Tampilan UI SIKURPhone (via creamcryptonews) |
Selain itu, meskipun berbasis Android Nougat, tampilan UI SIKURPhone bisa dibilang sangat "out of the box." Tidak seperti UI kebanyakan. Hal ini disampaikan oleh pihak SIKUR yang diwakili oleh Alexandre Vasconcelos seperti dilansir dari Mashable yang mengatakan bahwa SIKURPhone tidak memiliki akses untuk sembarang aplikasi, bahkan Google Play pun tidak bisa digunakan di smartphone ini. Lebih lanjut, UI-nya akan lebih terlihat corporate-looking daripada kebanyakan smartphone.
Lalu, berapa harga smartphone paling aman di dunia ini?
Dengan melihat spesifikasi di atas, mungkin banyak yang akan menganggap bahwa harga smartphone ini tidak lebih dari Rp 4 jutaan. Maksimal Rp 5 juta.
Tetapi itu salah besar.
Spesifikasi di atas mungkin memang tak menarik, tetapi SIKURPhone ini eksklusif karena fitur-fiturnya. Vasconcelos bahkan berani sesumbar bahwa "this smartphone is unhackable" atau smartphone ini tidak bisa di-hack. Untuk membuktikan ucapannya itu, SIKUR bahkan telah bekerja sama dengan HackerOne selama dua bulan untuk mencoba hack smartphone ini. Dan hasilnya keamanan smartphone ini tidak bisa ditembus.
Keren bukan?
Untuk menghargai kemampuan itu, SIKURPhone dibandrol dengan harga kurang lebih $800 atau sekitar Rp 11 jutaan. Harga itu adalah harga yang kurang lebih sama dengan Samsung Galaxy S9 atau iPhone 8, yang memiliki desain cantik ditambah spesifikasi terbaru.
Tetapi belum tentu bisa lolos dari hacker. Dan SIKURPhone mampu.
Smartphone ini mulai tersedia secara pre-order di website-nya, SIKUR - seharga $799, dan kemungkinan besar akan mulai dikirim di bulan Agustus mendatang. Dan jelas, smartphone ini bukan untuk pasar mainstream melainkan kalangan tertentu.
Taiwan akan menjadi tempat pertama kemunculan flagship terbaru HTC - yang saat ini masih diberi nama HTC Imagine - yaitu HTC U12. Meski di Indonesia merk ini bisa dibilang kalah saing dengan misal, sebut saja Xiaomi atau Oppo, sebenarnya HTC selalu membuat smartphone bisa dibilang memiliki kualitas yang baik.
Mungkin yang menjadi salah satu faktor penghambat berkembangnya HTC di Indonesia, khususnya smartphone adalah harganya yang lumayan tinggi.
Lalu bagaimana dengan HTC U12 ini? Apakah akan masuk ke Indonesia?
Sebenarnya masih terlalu dini untuk membicarakan apakah smartphone HTC terbaru tersebut akan masuk ke Indonesia atau tidak. Tetapi sebagai gambaran tentang HTC Imagine atau HTC U12 lebih dekat, smartphone ini akan memiliki layar 2K dengan rasio kekinian 18:9 berukuran 6 inchi.
Kemudian prosesor Qualcomm Snapdragon terbaru seri 845 dengan dukungan RAM sebesar 6GB akan menjadi tenaga utama bagi smartphone ini untuk menjalankan sistem operasi Android Oreo. Selain itu, standar smartphone flasgship saat ini; dua buah kamera di bagian belakang dengan sensor sebesar 12 MP dan 16 MP.
Tetapi yang paling menarik dari smartphone terbaru HTC ini adalah kemampuannya dalam mengakses data dengan kecepatan 5G, sementara teknologi 5G sendiri belum secara resmi dirilis. Dalam acara di Taiwan tersebut, HTC U12 memang memamerkan kecepatan mengunduh data dengan kecepatan tinggi mencapai 809.58Mbps.
Tetapi, dilansir dari TheVerge, apa yang dilakukan smartphone terbaru HTC ini adalah bukan menggunakan teknologi 5G secara langsung tetapi menggunakan teknologi gigabit LTE, yang didalamnya terdapat teknologi yang disebut Licensed Assisted Access (LAA). LAA inilah yang menggabungkan LTE dengan unlicensed jaringan 5GHz Wi-Fi.
Kemampuan ini didapatkan dari prosesor terbaru Qualcomm Snapdragon 845. Prosesor terbaru ini memiliki modem Qualcomm X20 yang secara teoritis mampu mengakses data hingga mencapai 1,2Gbps.
Chunghwa Telecom yang menjadi tempat HTC U12 unjuk gigi juga diketahui mengundang ASUS dan Nokia, yang juga tengah mengembangkan teknologi 5G.
Mengenai ketersediaan HTC U12 di pasaran kemungkinan besar pada bulan April, atau paling lambat bulan Mei 2018. Untuk harganya, diperkirakan tidak jauh berbeda dengan seri sebelumnya atau bisa jadi sama yaitu sekitar $650 atau Rp 8,9 jutaan. Tetapi diperkirakan harga tersebut bisa berbeda di beberapa tempat.
Suka atau tidak, bahwa iPhone X banyak ditiru adalah fakta yang tak terbantahkan. Mulai dari merk-merk yang tidak begitu populer hingga merk populer seperti Huawei pun meniru desain iPhone X terutama pada "poni" depan alias notch. Yang terbaru, Oppo pun terlihat menggunakan notch pada smartphone terbaru mereka yang akan dirilis yaitu R15 dan R15 Plus.
![]() |
| iPhone Original (via thejakartapost) |
Bagi yang ingin memiliki smartphone ala iPhone X dengan harga yang jauh lebih bersahabat di kantong, 10 Smartphone terbaik kloningan iPhone X ini bisa dijadikan pertimbangan.Selain harganya yang "ramah kantong", smartphone-smartphone ini mirip dengan X dari sisi desain. Meskipun dari segi merk, 10 smartphone ini kurang begitu dikenal.
Sebagai catatan, 10 smartphone kloningan iPhone X ini adalah smartphone buatan diluar merk-merk populer seperti Huawei, Oppo, Vivo, ASUS, LG, dan beberapa merk populer lainnya.
OUKITEL U18
Ini bukan Timnas U18, tetapi Oukitel U18. Smartphone ini memulai daftar smartphone terbaik kloningan iPhone X. Oukitel U18 memiliki notch di bagian depan yang sedikit berbeda dengan X, selain itu bezel bawahnya juga sedikit lebih tebal. Di bagian belakang pun kameranya berada di tengah, bukan di pinggir meskipun ditempatkan sama-sama secara vertikal. Uniknya, kamera belakang Oukitel U18 ini malah sekilas terlihat seperti Huawei Mate 10 atau 10 Pro.
Harga: $190 - kurang lebih Rp 2.6 jutaan.
BLUBOO X
Tampilan Bluboo X lebih menarik daripada Oukitel karena Bluboo X memiliki bezel yang tipis di semua sisinya. Hal ini membuat Bluboo X makin mirip dengan iPhone X - bahkan penggunaan huruf X nya juga sama. Selain itu, layarnya juga telah beresolusi FHD+ dengan panel AMOLED yang terkenal sangat jernih. Untuk bagian belakangnya sendiri, dua buah kamera ditempatkan di tengah secara vertikal dengan posisi agak ke atas. Uniknya, tidak terlihat adanya sensor sidik jari di depan atau belakang. Kemungkinan Bluboo X akan mendukung teknologi Face ID atau under-screen-fingerprint. Dilihat dari depan, Bluboo X benar-benar menyerupai iPhone X. Sayangnya Bluboo X belum resmi dirilis.
Harga: -
LEAGOO S9
Meski menggunakan nama yang sama dengan Samsung Galaxy S9, rupanya Leagoo lebih memilih untuk mengkloning iPhone X daripada Galaxy S9. Memiliki notch serta penempatan kamera belakang vertikal di sisi kiri benar-benar menyerupai iPhone X. Tetapi jika diamati dengan seksama, Leagoo S9 ini bisa jadi terinspirasi dari beberapa smartphone populer; yang pertama tentu saja nama S9, kemudian desainnya yang terinspirasi iPhone X, dan kemudian back covernya yang mengilap langsung mengingatkan pada beberapa smartphone buatan Honor, seperti Honor 8 dan Honor 9.
Harga: $185 - kurang lebih Rp 2.5 jutaan.
LITTLE PEPPER S11
Secara tampilan desain, Little Pepper S11 memiliki desain mirip iPhone X yang terlihat cantik. Bisa dibilang smartphone ini adalah salah satu kloningan iPhone X tercantik yang ada di pasaran. Bezelnya merata dengan notch dan warna putih yang mencolok dan terlihat kontras dengan layar yang berwarna hitam. Bahkan sensor sidik jari yang ada di bagian bawah pun tersamar dengan cukup baik.
Harga: -
GOOPHONE X
Dari semuanya, GooPhone X mungkin adalah salah satu yang paling mirip dengan iPhone X. Bahkan bisa dibilang GooPhone X ini adalah "saudara yang tertukar" dari iPhone X. Dari depan, mulai notch hingga wallpaper, kemudian di bagian belakang penempatan kamera yang vertikal di sisi kiri juga semakin membuat GooPhone X ini semakin mirip dengan iPhone X. Jika ada yang berbeda tentu saja hanyalah logo Apple dan tulisan iPhone di bagian punggung.
Harga: $280 - kurang lebih Rp 3.8 jutaan.
BLACKVIEW X
Inilah smartphone lainnya yang bisa dibilang identik dengan iPhone X selain GooPhone X. Blackview X bisa dibilang secara keseluruhan mirip dengan iPhone X, tentu saja kecuali logo Apple. Penempatan nama Blackview pun berada di bagian bawah layaknya tulisan iPhone pada smartphone Apple. Tetapi meski secara sepintas mirip, kualitas layar tentu saja tidak bisa dibandingkan dengan iPhone X. Untuk sekedar bergaya, smartphone ini bisa menipu secara sepintas. Menggunakan softcase berlogo Apple akan menjadikan smartphone ini semakin sulit dibedakan dari aslinya.
Harga: -
DOOGEE V
Yang membuat Doogee V mirip dengan iPhone X tentu saja bagian poni depan alias notch-nya. Sementara untuk kamera belakang, dua kameranya ditempatkan di bagian tengah secara vertikal. Yang membuat smartphone ini unik adalah karena Doogee V telah menggunakan under-screen-fingerprint, yang kedua di dunia setelah Vivo X20 Plus. Doogee V juga telah mendukung fitur Face ID. Jika diamati secara teliti, Doogee V adalah gabungan antara iPhone X di bagian depan dan Samsung A8 atau A8+.
Harga: -
OWWO X
Nama Owwo X terdengar aneh, tetapi merk ini tak peduli dengan itu dan berhasil menelurkan sebuah smartphone kloningan iPhone X dengan cukup baik, tidak seperti kebanyakan kloningan iPhone X. Dari tampilan luar, Owwo X memiliki desain yang....mirip, sangat mirip dengan iPhone X. Memiliki layar beresolusi FHD+ sebesar 5,5 inchi. Kemudian fitur Face ID yang bisa mengenali lebih dari 128 wajah yang berbeda menjadikan Owwo X smartphone yang cukup menjanjikan.
Harga: $237 - kurang lebih Rp 2.3 jutaan.
UMIDIGI ONE
Salah satu yang membuat smartphone kloningan iPhone X yang satu ini menarik adalah karena smartphone ini akan dipasarkan secara global dengan dukungan 36 jaringan global, lebih dari 21 jaringan LTE internasional, dan dukungan jaringan internet 4G untuk wilayah Eropa. Selain itu, Umidigi telah mengantongi beberapa sertifikat untuk masuk di pasar Amerika Serikat, yaitu sertifikat CE dan FCC.
Harga: -
Beberapa jaringan yang didukung Umidigi One diantaranya adalah:
GSM(2G): 850/GSM900/DCS1800/PCS1900
CDMA 1X: BC0/BC1
WCDMA(3G): Band1/2/4/5/8
EVDO:BC0/BC1
TD-SCDMA: B34/39
LTE-FDD(4G): Bands 1/2/3/4/5/7/8/12/13/17/18/19/20/25/26/28A/28B
LTE-TDD(4G): Bands 34/38/39/40/41
UMIDIGI Z2
![]() |
| via AndroidHeadlines |
Bukan hanya Umidigi One, karena pabrikan ini juga menyiapkan smartphone kloningan iPhone X lainnya yaitu Umidigi Z2. Sama seperti Umidigi One, seri Z2 juga memiliki keunikan sendiri, selain desainnya yang meniru iPhone X. Umidigi Z2 disebut-sebut akan memiliki fitur under-screen-fingerprint dan wireless charging yang diklaim sangat cepat, dimana mampu mengisi daya dari posisi baterai 0% sampai 80% hanya dalam waktu kurang dari satu jam.
Harga: -
Itulah 10 smartphone terbaik yang berasal dari Tiongkok kloningan iPhone X. Harga iPhone X yang selangit mungkin memang sangat tidak masuk akal bagi sebagian orang, dan smartphone-smartphone diatas adalah alternatif yang bagus untuk memiliki smartphone dengan tampilan yang seperti iPhoneX dengan harga yang bersahabat.
Lenovo, yang pada acara Mobile World Congress 2018 memperkenalkan keluarga Moto G6 Series, secara mengejutkan juga membuka kemungkinan untuk menghadirkan kembali salah satu ponsel lawas Motorola yang di masa lalu sempat menjadi salah satu primadona, disamping ponsel-ponsel Nokia.
Hal ini diungkapkan langsung oleh CEO Lenovo Yang Yuanqing yang mengatakan bahwa ponsel lawas yang akan "dihidupkan" lagi oleh Lenovo kemungkinan besar memiliki konsep foldable. Apa yang diungkapkan CEO Lenovo tersebut merupakan lanjutan dari rencana Lenovo di tahun 2017 yang saat itu juga sedikit disinggung di acara serupa.
Dan seperti yang telah diketahui, foldable phone dari Motorola adalah Razr.
Lebih lanjut tentang kemungkinan comeback-nya Razr Phone, Yang Yuanqing mengatakan, "dengan teknologi baru, khususnya foldable screen, saya pikir anda sekalian akan melihat inovasi yang lebih dan lebih pada desain smartphone kami," kata Yuanqing.
Kemudian ia juga menambahkan keterangannya tersebut secara spesifik dengan menyebutkan salah satu ponsel lawas yaitu Motorola Razr.
Akan tetapi, rumor tetaplah rumor. Meskipun rumor itu dihembuskan oleh pemiliknya sendiri. Menghadirkan ponsel baru tentunya bagus, apalagi bisa keluar dari Moto series. Akan lebih baik jika Lenovo mulai mengembangkan teknologi foldable phone untuk model smartphone terbaru mereka. Nama Razr bisa digunakan.
SEJARAH MOTOROLA RAZR
Bagaimanapun, di era pertengahan tahun 2000an ponsel Motorola Razr merupakan salah satu ponsel ikonik disamping Nokia. Motorola Razr V3 mencatatkan penjualan hingga angka 130 juta dan merupakan salah satu ponsel lipat dengan penjualan terbesar sepanjang masa - androidauthority.
Karena bisa dibilang sukses, Motorola kemudian mengembangkan suksesornya dengan kualitas kamera yang lebih baik, yaitu kamera sebesar 2 MP dan jaringan 3G dengan Motorola Razr V3x. Selain itu, Razr V3x ini memiliki bodi yang super tipis. Anehnya Razr V3x tidak sebaik pendahulunya dalam hal penjualan.
AKANKAH TERWUJUD?
HMD Global, selaku pemegang merk Nokia sampai saat ini telah menghidupkan kembali dua ponsel lawas mereka yang sangat populer di masa lalu, yaitu 3310 4G dan 8110 4G. Keduanya sukses membuat semua orang bernostalgia.
Berkaca dari Nokia, apakah Motorola Razr baru akan terwujud?
Jawabannya bisa iya, tetapi bisa juga tidak. Tetapi sebuah laman bernama TechRadar menuliskan sebuah hal yang menarik tentang Motorola Razr V3 ini.
Without the Razr V3, would we be as obsessed with slim phones as we are today? Would manufacturers be bothered with premium-grade metals that hadn't been seen in a mainstream handset prior to the V3?
Memang bisa dibilang Motorola Razr V3 merupakan ponsel tertipis saat itu, meskipun konsepnya sendiri adalah ponsel lipat yang secara umum memiliki dimensi yang lebih tebal. Tetapi Razr V3 sangat tipis. Selain itu Motorola Razr V3 juga terbuat dari material yang berbeda dari kebanyakan ponsel yang ada saat itu.
Lebih lanjut, TechRadar juga menuliskan bahwa jika ada yang masih memiliki satu Razr V3, mereka menyarankan agar tetap menyimpannya baik-baik. TechRadar menyebutkan bahwa Motorola Razr V3 adalah satu dari tiga ponsel monumental yang pantas dimasukkan dalam "Phone Hall of Fame" bersama Nokia 3310 dan Apple iPhone.
Meskipun telah beberapa lama, pengaruh iPhone X di tengah persaingan smartphone masih terasa sampai sekarang. Dan di awal tahun 2018 ini, smartphone addict dari seluruh dunia akan semakin akrab dengan sesuatu yang akhir-akhir ini sering disebut, yaitu "notch."
Notch balok? Bukan. Hmm..ingat desain iPhone X di bagian atas, ruang yang digunakan untuk menyematkan kamera depan dan lubang sound? Itulah notch. Yang akhir-akhir ini akan sering dijumpai terutama pada smartphone baru.
Apple memang inovator.
Benarkah? Mungkin. Tetapi jika diingat-ingat, Essential Phone pernah merilis smartphone dengan notch kecil dibagian atas untuk menempatkan kamera depan. Sebelum kemunculan iPhone X. Who copy who?
![]() |
| Notch pada Essential Phone 1 yang dirilis pada bulan Mei 2017, sementara iPhone X dirilis pada 3 November 2017. |
Paling tidak, ada perbedaan antara notch milik Essential dan Apple. Dalam ilmu desain dikenal konsep, "Amati, tiru, kembangkan." Good job, Apple.
Tetapi, bagi deretan smartphone di bawah ini, konsep "amati" dan "tiru" saja sudah cukup. Karena mereka memilih mengembangkan part yang lain. Kamera misalnya. Di bawah ini adalah beberapa smartphone baru yang (diduga) memiliki notch ala iPhone X.
ASUS ZenFone 5
Dengan moto #BackTo5 yang santer dikampanyekan menjelang perkenalan keluarga ZenFone 5 series di akhir bulan ini di ajang MWC 2018, desain smartphone ini telah banyak beredar di dunia maya. Khusus untuk ZenFone 5 tanpa embel-embel Lite, Max atau Selfie (jika ada), desainnya memang sangat iPhone X oriented. Lihat saja, notch bagian depan, layar yang (hampir) penuh hingga penempatan dua kamera belakang yang sangat terlihat X.
![]() |
| De Javu? |
Tetapi terlepas dari desainnya yang (hampir) identik dengan X, ASUS ZenFone 5 akan diluncurkan dengan sistem operasi Android terbaru yaitu Oreo, dengan dukungan prosesor Snapdragon 845 yang powerful, dan RAM yang kemungkinan sebesar 6 GB. Kemudian dengan desain layar yang seperti itu layar ZenFone 5 memiliki resolusi layar 2,246 x 1080 pixel. Sedikit tidak umum.
HUAWEI P20
Huawei juga berencana merilis penerus smartphone populer mereka, yaitu P10 dengan P20 yang kemungkinan memiliki tiga varian, yaitu Basic, Plus dan Pro. Bocoran desain pertama smartphone ini sempat mencuri perhatian karena triple-camera di bagian belakang. Dan desain bagian depan smartphone ini juga membuat kehebohan karena, ya..mirip dengan si-X. Apalagi kalau bukan di bagian notch-nya.
![]() |
| Notch again. |
Salah satu yang diunggulkan dari P20 Series ini juga prosesor mandiri terbaru mereka, yaitu Kirin 970 yang merupakan prosesor flagship mereka. Kemungkinan Huawei akan memperkenalkan keluarga P20 ini di ajang MWC 2018 di akhir bulan Februari 2018 ini.
ULEFONE MIX2
Jika kamu adalah sebuah smartphone yang kurang terkenal, salah satu cara untuk menarik perhatian adalah dengan membuat smartphone yang mirip dengan smartphone populer. Dan Ulefone dengan sangat baik menerapkan teori tersebut. Ulefone, jika dibandingkan dengan kedua merk sebelumnya memang kalah tenar, tetapi jangan salah karena meski kalah tenar Ulefone merasa (cukup) percaya diri dengan merilis smartphone dengan desain yang terinspirasi - jika bukan meniru - iPhone X.
![]() |
| Tidak begitu buruk, bukan? |
iLA X
Jika ada merk yang meniru bukan hanya pada desain tetapi juga pada penamaannya, inilah kandidat terbaik. Tetapi merk ini juga menerapkan teori yang sama dengan (mungkin) dipakai oleh Ulefone untuk menarik perhatian. Hasilnya memang lumayan, karena orang-orang mulai tahu bahwa ternyata ada merk ini setelah merilis smartphone yang terinspirasi dari iPhone X. Bukan hanya bagian notch-nya saja karena dual-camera di bagian belakang juga ditempatkan dengan posisi yang sama dengan si-X.
![]() |
| Huruf i di depan dan X di belakang. Notch dan penempatan kamera belakang yang nyaris sama. Apa lagi? |
Deretan smartphone di atas tentu saja hanya beberapa dari banyaknya smartphone baru yang memiliki desain yang terinspirasi dari notch-nya Apple iPhone X. Salah? Tentu saja tidak. Yang pasti, tunggu saja kemunculan beberapa smartphone di atas dan mengujinya.
Apa ada smartphone lain dengan notch ala iPhone X yang belum disebutkan?
Selain bersosial media, aktifitas yang paling banyak dilakukan oleh para pengguna smartphone saat ini adalah aktifitas fotografi. Dan itu sangat disadari oleh para pembuat smartphone dengan memproduksi smartphone yang semakin lama memiliki kamera yang canggih di setiap perangkat smartphone-nya.
Dan sejauh ini belum ada yang berusaha membuat smartphone yang tidak melulu fokus pada kamera. Aktifitas gaming, misalnya.
Mungkin ASUS bisa dibilang sedang berusaha ke arah tersebut dengan kemunculan desain ASUS Venom, yang dirancang khusus untuk penggila game kelas berat. Lalu bagaimana dengan brand lainnya?
Apakah mereka hanya ingin cari aman karena persaingan di industri smartphone semakin keras? Tetapi seharusnya, dengan semakin kerasnya persaingan, diperlukan pasar baru pengguna smartphone, yaitu para game-addict.
Hal ini bukan tidak mungkin mengingat kamera poket atau kamera digital saat ini sudah semakin terdesak dengan keberadaan smartphone yang memiliki kamera dengan kualitas yang baik. Konsol-konsol game yang telah beredar dan banyak digunakan bisa juga mengalami hal seperti ini jika ada yang berani merilis smartphone dengan spesifikasi khusus gaming.
Beberapa waktu lalu, Razer Phone memang telah merilis smartphone yang sangat powerful dan bisa digunakan untuk bermain game-game berat. Dan sekarang ternyata Razer Phone tengah mempersiapkan penerus dari Razer Phone generasi pertama.
Dan sepertinya Razer Phone akan menjadi yang pertama menjadi smartphone khusus gaming.
Razer Phone 2.0 - sebut saja seperti itu, memiliki tampilan fisik seperti sebuah konsol game daripada sebuah smartphone. Dirancang oleh Petar Trlajic, Razer Phone 2.0 ini benar-benar akan menjadi smartphone yang berbeda dan antimainstream.
Memiliki RAM sebesar 8GB, ruang penyimpanan sebesar 256GB, dengan kapasitas baterai mencapai 4.500 mAh. Namun yang unik adalah ukuran layarnya yang sebesar 6.6 inchi full screen dengan mengadopsi rasio sebesar 21:9.
Smartphone ini juga akan memiliki wireless controller sendiri yang bisa digunakan agar bermain game menjadi lebih nyaman. Jika smartphone ini benar-benar terwujud sekaligus dengan kontrolernya, bukan tidak mungkin akan mengancam konsol serupa seperti Nintendo Switch. (Phone Industry)
Rumor mengenai jadwal perilisan flagship terbaru dari Nokia yaitu Nokia 9 memang semakin santer terdengar. Namun sampai saat ini belum ada kabar resmi yang bisa dipercaya tentang Nokia 9 ini, baik spesifikasi, jadwal rilis, desain, serta bandrol harga yang akan ditawarkan. Meski begitu, rumor mengenai Nokia 9 ini memang sangat menarik untuk disimak karena Nokia sedikit demi sedikit mampu menarik perhatian kembali di pasar perangkat telekomunikasi mobile setelah terpuruk beberapa waktu lalu.
Beberapa bocoran mengenai Nokia 9 ini menunjukkan bahwa smartphone flagship Nokia ini memiliki desain yang premium, sekilas mirip Samsung Galaxy Edge-nya. Baik bagian depan maupun belakang Nokia 9 memiliki lengkungan. Sementara untuk spesifikasinya (yang juga masih rumor) Nokia 9 akan dipersenjatai dengan prosesor buatan Qualcomm, yaitu Snapdragon 835.
Berikut bocoran spesifikasi lengkap Nokia 9:
- Dual-SIM support
- No 3.5 mm headphone jack
- 5.5-inch/5.7-inch, QHD resolution 3D glass display
- Snapdraon 835
- 6GB / 8GB RAM
- 128 GB ROM
- 13 MP Dual-Lens Rear Camera with Carl-Zeiss optics
- 13 MP Front camera
- IP68 Water / Dust resistant
- Fingerprint Scanner
- MicroSD card support
- OZO Audio
- Wireless Charging
Tentunya spesifikasi di atas masih berupa bocoran yang belum bisa dipastikan kebenarannya. Namun jika nantinya Nokia menggunakan spesifikasi tersebut tentunya akan menarik karena adanya fitur Wireless Charging. Selain itu sertifikasi IP68 juga turut memberikan daya tahan lebih bagi Nokia 9 ketika terkena air. Sangat cocok digunakan ketika musim hujan seperti ini.
Untuk harganya, yang juga masih berupa bocoran, Nokia 9 akan dibandrol seharga EUR749 untuk pasar Eropa dan USD699 untuk pasar Amerika. Untuk harga selain di kedua wilayah tersebut mungkin tidak akan jauh-jauh dari angka tersebut. Mengenai perilisannya, kemungkinan besar bulan depan atau Januari 2018 Nokia 9 akan diperkenalkan. Selain itu Nokia 9 ini akan diperkenalkan kepada publik bersama dengan adiknya, yaitu Nokia 8.
Untuk pasar Indonesia sendiri belum ada informasi resmi mengenai jadwal perilisan Nokia 9. Kemungkinan besar India dan Tiongkok akan menikmati Nokia 9 untuk wilayah Asia. Namun mengingat beberapa waktu lalu Nokia merilis secara resmi smartphone comeback mereka yaitu Nokia 6 di Indonesia, bukan tidak mungkin HMD Global bersama Nokia juga akan merilis Nokia 9 di Indonesia.
Ricky Febrian
Desember 04, 2017
New Google SEO
Bandung, Indonesia
















































