Smartphone berbahan kaca atau glass mungkin memang terlihat lebih menarik dan mewah daripada smartphone berbahan metal atau alumunium. Dan untuk soal tampilan fisik smartphone, meskipun ini selera dan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, smartphone berbahan kaca bisa dibilang lebih unggul daripada metal/aluminium.
![]() |
| Xiaomi Mi Mix 2 yang berbahan Zirconia Ceramics |
Kemudian, apakah ada bahan lainnya lagi selain kaca yang bisa membuat smartphone terlihat mewah dan cantik?
Ternyata ada. Dan material itu adalah keramik.
Material keramik pertama kali dipopulerkan oleh Xiaomi, pada produknya yaitu Xiaomi Mi 5 Ceramics. Bahan tersebut, bagaimanapun juga, memiliki tampilan yang tak kalah memikat daripada kaca atau glass.
Dan sekarang, keramik sebagai salah satu bahan untuk body smartphone kembali mencuat dengan kemunculan Xiaomi Mi Mix 2 yang baru saja dirilis beberapa waktu lalu. Mengenai persaingan, tentu saja Xiaomi Mi Mix 2 ini akan langsung berhadapan dengan flagship lainnya yaitu duo Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus, serta trio Huawei P20 Series.
![]() |
| Honor 9 yang berbahan kaca berlapis |
Tetapi terlepas dari hal itu, alih-alih kaca atau glass, kenapa Xiaomi malah memilih keramik sebagai bahan utamanya?
Pertama, keramik disebut-sebut lebih tahan lama daripada metal, sementara metal lebih memiliki ketahanan yang baik daripada kaca. Jadi, untuk ketahanan atau durability, keramik bisa disebut lebih unggul daripada kaca. Keramik juga lebih tahan terhadap goresan daripada aluminium.
Sebagai gambaran, Julia Greer, seorang ilmuwan di Caltech menggunakan MacBook yang berbahan aluminium yang disebutnya memiliki tampilan fisik yang menawan. Tetapi ketika MacBook tersebut jatuh, biasanya akan terjadi dent, atau dekok di bagian pojok. Atau, masukkan ke dalam tas tanpa pengaman, maka dengan mudah akan tergores, entah itu karena kunci atau benda lain.
Baca Juga:
Smartphone Kaca vs Aluminium - Mana Lebih Baik?
Meizu Patenkan Teknologi Kamera di Bawah Layar
Baca Juga:
Smartphone Kaca vs Aluminium - Mana Lebih Baik?
Meizu Patenkan Teknologi Kamera di Bawah Layar
Sementara, bahan keramik yang dipilih Xiaomi adalah Zirconia Ceramics. Xiaomi merupakan brand pertama yang menggunakan bahan tersebut untuk produknya. Dan hasilnya memang sangat menawan dan cantik.
Zirconia Ceramics (ZrO2 - Zirconium Dioxide), bahan yang dibutuhkan untuk membuat body pada Xiaomi Mi Mix 2 diperoleh melalui langkah yang lumayan panjang dan rumit. Selain itu, proses panjang untuk mendapatkan bahan ini memakan biaya yang cukup mahal. Hal ini bisa dipahami dan dimaklumi jika smartphone ini memiliki harga yang tinggi (ingat juga bahwa frame kamera belakang juga dilapisi emas 24 karat).
Tetapi, apa yang kemudian diperoleh memang cukup memuaskan. Rating ketahanan Zirconia Ceramics ini mendapatkan skor 8 - 8.5 pada skala Mohs Hardness. Skor tersebut hanya dikalahkan oleh berlian dan kaca saphir - seperti pada kaca kamera ASUS ZenFone 3. Selain itu, keramik ini juga tahan dengan goresan.
Kemudian yang kedua, jika dibandingkan dengan kaca biasa atau glass, Zirconia Ceramics ini memiliki kemampuan untuk menangkap sinyal lebih baik. Jadi, diantara ketiga bahan yang sering digunakan pada smartphone yaitu metal/aluminium, kaca, dan keramik, bahan keramik merupakan bahan yang paling baik dalam menangkap sinyal. Jadi, di sektor kedua ini keramik atau lebih spesifik Zirconia Ceramics lebih unggul daripada kaca atau glass.
Jika pada dua sektor tersebut Zirconia Ceramics sudah unggul, apakah bisa disimpulkan bahwa bahan ini merupakan bahan yang terbaik untuk smartphone?
Bisa ya, bisa tidak.
Xiaomi pasti memiliki alasan kenapa memilih untuk menggunakan bahan yang sebenarnya biasa digunakan pada bidang militer, penerbangan antariksa, dan bidang-bidang tertentu yang membutuhkan material yang spesial.
Meski pada "percobaan" pertama Xiaomi menggunakan material ini kurang begitu meledak, yaitu pada Xiaomi Mi 5 Ceramics, Xiaomi kemudian memperbaikinya dengan menggunakan material ini secara full dan berhasil mendapatkan beberapa hal yang dianggap penting bagi pengguna smartphone saat ini; durabilitas, daya tangkap terhadap sinyal, dan yang paling penting, estetika.
Durabilitas jelas, bahwa Zirconia Ceramiscs hanya bisa dikalahkan oleh berlian dan kaca saphir. Hal ini berarti tidak ada yang bisa menggores smartphone ini kecuali dua material tersebut. Bahkan pisau sekalipun. Ingat, menggores. Kemudian selain tahan goresan, bahan keramik (dan kaca) juga tahan terhadap korosi.
Kemudian pada sektor kenyamanan, smartphone berbahan kaca meskipun cantik tetapi sangat licin. Smartphone berbahan kaca perlu perlakuan khusus. Jika ceroboh, kecantikan ini akan langsung sirna. Lalu bagaimana dengan keramik? Secara tampilan, keramik memiliki fisik yang melebihi smartphone kaca. Selain itu smartphone berbahan keramik - dalam hal ini Xiaomi Mi Mix 2 memiliki handling yang terbilang nyaman. Jadi, di sektor ketiga bahan Zirconia Ceramics masih mengungguli material kaca.
Selain itu bahan keramik juga mudah dibersihkan. Beberapa smartphone berbahan kaca atau glass, memiliki permukaan depan dan belakang yang mudah meninggalkan bekas sidik jari dan itu sangat menjengkelkan. Kesan premium akan seketika memudar. Ketika membersihkan smartphone kaca juga harus berhati-hati karena kaca tidak tahan goresan. Jadi, bahan keramik lagi-lagi mengungguli bahan kaca atau glass.
Sampai disini, Zirconia Ceramics milik Xiaomi mengungguli bahan kaca, dan juga metal/aluminium (dan tentu juga plastik). Tetapi dengan semua keunggulan tersebut, apakah bahan ini tidak punya kelemahan?
Well, tidak ada yang sempurna di dunia ini. Begitupun Zirconia Ceramics.
Jika dipaksa untuk dicari, maka kelemahan dari bahan Zirconia Ceramics adalah bahan ini akan pecah ketika jatuh dari ketinggian. Sementara jika dibandingkan dengan metal atau aluminium, hal tersebut tidak akan terjadi. Kemudian selain itu, bahan ini lebih mahal daripada bahan-bahan lainnya sehingga smartphone berbahan keramik kemungkinan besar harganya lebih mahal dari smartphone berbahan kaca dan aluminium. Meskipun tidak selalu.
Bagaimana, tertarik?
Fingerprint saat ini bukan lagi fitur yang hanya untuk perangkat smartphone mahal. Salah satu fitur keamanan untuk smartphone ini sudah bisa dinikmati oleh hampir semua kelas smartphone. Meskipun saat ini teknologi fingerprint juga mengalami perkembangan, seperti misal apa yang dilakukan Vivo dengan in-screen-display fingerprint.
![]() |
| Fingerprints (via mashable) |
Tetapi terlepas dari hal itu, apakah fingerprint hanya berfungi untuk membuka smartphone saja?
Ternyata tidak. Fungsi utamanya bisa jadi merupakan keamanan dan privasi sehingga smartphone hanya bisa dibuka oleh pemilik atau orang yang sidik jarinya telah terdaftar. Namun, mungkin belum banyak yang tahu bahwa fungsi fingerprint bisa ditambah sehingga tak hanya untuk membuka smartphone saja.
Bagaimana caranya?
Untuk menambah fungsi fingerprint memang harus menggunakan bantuan aplikasi yang bernama Fingerprint Swipes. Aplikasi ini bisa dicari di Google Play dan install. Jangan lupa untuk memberikan akses Accessibility agar aplikasinya bisa berjalan dengan maksimal.
Baca juga:
Jika sudah terinstall, atur perintah untuk memberikan fungsi tambahan untuk fingerprint. Beberapa fungsi tambahan fingerprint diantaranya adalah untuk menyalakan dan mematikan senter, untuk memunculkan notifikasi, mengatur volume, scroll, kontrol media, membuka aplikasi tertentu, dan menjalankan shortcut.
Cara menggunakan aplikasi Fingerprint Swipes ini juga tak begitu rumit. Karena ketika sudah masuk ke dalam aplikasi, pengguna cukup mengatur fungsi mana saja yang akan bisa digunakan menggunakan fingerprint.
Itulah cara mudah untuk menambahkan fungsi lain fingerprint selain sebagai fitur pembuka smartphone. Dengan tambahan fungsi yang begitu banyak, tentunya menggunakan smartphone akan bisa lebih cepat.
Bitcoin merupakan salah satu jenis mata uang kripto atau yang sering disebut sebagai Cryptocurrency. Mata uang ini belakangan semakin diminati oleh banyak orang karena disebut-sebut lebih aman. Biasanya orang-orang melakukan aktivitas investasi Bitcoin atau pun juga menambang Bitcoin.
![]() |
| Illustrasi Blockchain (via catalyst.cc) |
Tren ini kemudian dilirik oleh beberapa brand smartphone untuk membuat sebuah smartphone yang khusus dibuat untuk melakukan aktifitas yang berkaitan dengan Bitcoin, semisal menambang atau menyimpan. Misal sebut saja sebuah pabrikan asal Tiongkok Sugar yang merilis smartphone khusus yaitu Sugar S11 Cryptocurrency.
Baca juga: Spesifikasi SIKURPhone, Smartphone Dengan Keamanan Super
Baca juga: Spesifikasi SIKURPhone, Smartphone Dengan Keamanan Super
Tak mau kalah, dua brand besar asal Tiongkok lainnya juga diketahui tengah bersiap untuk menciptakan smartphone yang dirancang khusus untuk aktifitas mining Bitcoin. Smartphone khusus ini tentu saja memiliki keamanan yang lebih tinggi daripada smartphone biasa yang hanya digunakan sebagai sarana komunikasi.
Adalah Huawei dan Xiaomi yang disebut-sebut sedang mengembangkan smartphone yang khusus dibuat untuk para penambang Bitcoin. Seperti yang telah dilaporkan oleh Gizmochina, Huawei bahkan telah melakukan langkah pertama dengan melakukan kerjasama dengan Sirin Labs, terkait dengan penggunaan sistem operasi Sirin OS untuk menjalankan aplikasi berbasis Blockchain.
Sirin Labs sendiri merupakan sebuah perusahaan yang juga membuat smartphone, yang dibuat khusus untuk segmen terbatas karena termasuk smartphone premium. Misal sebut saja Sirin Solarin yang harganya mencapai Rp 220 jutaan.
Tak mau kalah, Xiaomi juga diketahui tengah mengembangkan smartphone yang dirancang khusus untuk para penambang Bitcoin. Sampai saat ini, Xiaomi juga telah memiliki Cryptopet-nya sendiri yang bernama Cryptorabbit. Cryptopet adalah semacam turunan dari Cryptocurrency yang bisa dipelihara, dirawat, dan diperjualbelikan.
Tetapi terlepas dari hal itu, belum diketahui kapan Huawei dan Xiaomi akan mewujudkan smartphone tersebut dan dirilis untuk umum.
Bagaimana, tertarik?
Ricky Febrian
Maret 26, 2018
New Google SEO
Bandung, IndonesiaSebenarnya bukan tipikal Samsung, karena bagaimanapun juga Samsung selalu percaya diri dengan desain miliknya sendiri tanpa mengikuti tren. Misal sebut saja tren notch yang ramai-ramai dipakai oleh berbagai merk smartphone populer di awal tahun ini karena mengikuti desain iPhone X.
Selain itu, Samsung juga disebut-sebut akan membenamkan teknologi in-screen-fingerprint mengikuti apa yang telah dilakukan oleh Vivo pada seri X20 Plus. Pemindai sidik jari di bawah layar memang memberikan keuntungan karena bisa memberikan ruang untuk baterai yang lebih besar.
Adalah Samsung Galaxy Note 9 yang dirumorkan akan mendapatkan tiga kamera belakang. Kabar ini muncul setelah muncul render Galaxy Note 9 yang menampilkan tiga buah kamera di bagian belakang.
Lalu apakah Samsung akan "menyerah" dengan mengikuti apa yang dilakukan oleh smartphone lain?
Duo smartphone baru mereka bahkan hanya satu yang memiliki dua kamera, yaitu Galaxy S9+, sementara S9 hanya memiliki satu kamera. Kemungkinan besar, Samsung akan lebih fokus pada dua kamera untuk Galaxy Note 9, tentunya dengan penambahan kualitas kamera yang lebih baik.
Kalaupun Samsung mulai memikirkan tentang tiga kamera di belakang, kemungkinan tidak akan terwujud dalam waktu dekat.
Terlepas dari itu, Samsung Galaxy Note 9 akan memiliki desain Infinity Display 2.0 sama seperti pada duo S9 dan S9+, dan layar Super AMOLED sebesar 6.3 inchi QuadHD+ dengan rasio 18,5:9. Kemudian spesifikasi lainnya diantaranya adalah menggunakan dua jenis prosesor yaitu Snapdragon 845 dan Exynos 9810.
Baca juga: Seperti Inikah Bentuk Final Samsung Galaxy Note 9?
Baca juga: Seperti Inikah Bentuk Final Samsung Galaxy Note 9?
Samsung Galaxy Note 9 diprediksi akan dirilis pada paruh kedua tahun ini, sekitar bulan Agustus. Hal ini tentu saja merupakan salah satu strategi Samsung untuk menghadang Apple yang disebut-sebut akan merilis smartphone baru pada bulan September tahun ini.
Sementara Razer Phone masih menikmati "singgasananya" di segmen smartphone khusus gaming, Xiaomi pelan-pelan mulai menabuh genderang perang untuk memulai pertempuran di segmen tersebut. Bagaimanapun saat ini bisa dibilang bahwa Razer Phone adalah satu-satunya smartphone yang khusus dirancang untuk para penggemar aktifitas mobil gaming.
Melalui Black Shark Technology Incorporated, yang merupakan perusahaan smartphone baru - dengan dukungan Xiaomi - saat ini disebut-sebut tengah mengembangkan smartphone pertama mereka. Dan sepertinya memang tinggal menunggu waktu untuk kelahiran smartphone gaming ini mengingat poster untuk smartphone ini telah diluncurkan.
Dan seperti yang dilansir dari Gizmochina, smartphone gaming Black Shark akan menggunakan prosesor Snapdragon 845 yang merupakan prosesor flagship dari Qualcomm.
Salah satu fitur yang ada pada Black Shark ini nantinya akan seperti game center, yang disebut Shark Space.
Sebagai permulaan, melalui situs media sosial terkenal asal China Weibo, CEO Black Shark mengadakan sebuah lucky draw bagi tiga orang pengguna media sosial tersebut yang akan beruntung mendapatkan masing-masing sebuah smartphone Black Shark.
Selain diketahui menggunakan Snapdragon 845, beberapa kemungkinan spesifikasi dari smartphone gaming Black Shark ini diantaranya adalah akan memiliki layar dengan resolusi FullHD+ dengan rasio kekinian 18:9. Kemudian kinerja smartphone ini akan didukung dengan RAM sebesar 8GB dan penyimpanan internal sebesar 32GB.
Kemudian Android Oreo akan menjadi sistem operasi dari smartphone gaming Black Shark ini. Mengenai ketersediaan dan penjualan, belum ada informasi resmi terkait dengan hal ini tetapi pihak Black Shark telah menjalin kesepakatan dengan toko online JD untuk penjualan dan promosi. Dengan berbagai langkah cepat yang dilakukan oleh Black Shark, sepertinya tinggal tunggu waktu saja untuk kemunculan smartphone gaming dari Black Shark ini.
Bagaimana, tertarik?
Ricky Febrian
Maret 26, 2018
New Google SEO
Bandung, IndonesiaSamsung Galaxy S9 dan S9+ baru saja dirilis beberapa waktu lalu dengan sambutan yang cukup luar biasa dari penggemar smartphone dunia. Meski beberapa pihak menganggap bahwa smartphone terbaru Samsung tersebut tak layak dibeli, tetapi tetap saja smartphone ini menarik perhatian para pemerhati smartphone dunia, khususnya fans Samsung.
![]() |
| Samsung Galaxy S9 yang dirilis beberapa waktu lalu (via samsung.com) |
Lalu apa rencana Samsung selanjutnya?
Seolah tak mau kehilangan momentum, Samsung ternyata diam-diam telah menyiapkan sebuah smartphone baru lagi melengkapi varian Galaxy S9. Seperti dilansir dari Forbes, hal ini tidak banyak diketahui karena pihak Samsung memilih untuk tidak mengumumkan hal ini.
![]() |
| Samsung Galaxy Note 9 (via GalaxyClub) |
Tetapi ternyata, apa yang dilakukan Samsung ini berhasil diketahui oleh GalaxyClub, sebuah situs berbahasa Belanda. Dan smartphone yang telah disiapkan oleh Samsung ini tidak lain dan tidak bukan adalah Samsung Galaxy Note 9, dan telah didaftarkan oleh pihak Samsung.
Tetapi belum ada informasi detail tentang smartphone tersebut, dan yang sejauh ini diketahui bahwa pendaftaran Samsung Galaxy Note 9 dilakukan oleh Samsung Electronics dengan menunjukkan alamat di South Korea HQ. Tentunya smartphone ini akan sangat menarik dan (kemungkinan) merupakan smartphone "radikal" buatan Samsung.
Lalu akan seperti apakah wujud Samsung Galaxy Note 9?
![]() |
| Samsung Galaxy Note 9 Concept (via techeblog) |
Kemungkinan Galaxy Note 9 akan menggunakan fitur in-display-fingerprint, yang rencananya akan digunakan pada Samsung Galaxy Note 8 dan Galaxy S9. Selain itu Galaxy Note 9 juga akan memiliki kualitas kamera yang lebih baik daripada duo Galaxy S9 dan S9+. Bahkan bisa jadi Galaxy Note 9 akan memiliki dual-camera di bagian depan.
Tetapi terlepas dari beberapa dugaan di atas, faktanya Samsung telah bersiap-siap untuk membuat kejutan dengan menyiapkan Galaxy Note 9. Dan tentunya hal itu merupakan sebuah langkah yang bagus dari Samsung.
Ingin ganti smartphone tetapi budget terbatas? Tak perlu khawatir karena saat ini smartphone murah tak bisa dipandang sebelah mata. Banyak sekali smartphone dengan harga terjangkau yang memiliki spesifikasi di atas rata-rata. Dan bagi yang ingin ganti smartphone di bulan Maret ini, berikut ada lima smartphone terbaik dengan harga terjangkau yang bisa menjadi pertimbangan.
Lima smartphone di bawah ini berharga di bawah $200 atau sekitar Rp 2,7 jutaan saja. Jadi, siapkan kantong atau tabungan karena smartphone-smartphone di bawah ini sangat menggoda.
XIAOMI REDMI 5 PLUS
Smartphone pertama dalam daftar lima smartphone terbaik dengan harga di bawah Rp 3 juta adalah Xiaomi Redmi 5 Plus. Mengapa smartphone ini masuk ke dalam daftar? Tentu saja karena bisa dibilang smartphone ini adalah salah satu smartphone yang mengusung fitur-fitur dan teknologi terkini, semisal layar 18:9 sebesar 5.99 inch, RAM 4 GB dan storage 64 GB, serta beberapa fitur lain. Di Indonesia sendiri smartphone ini telah secara resmi beredar dengan harga sekitar Rp 2,5 - Rp 2,7 jutaan.
XIAOMI REDMI NOTE 4
Smartphone kedua yang ada dalam daftar ini ternyata juga masih diduduki oleh Xiaomi dengan smartphone-nya yang lain yaitu Redmi Note 4. Meski belum memiliki rasio layar kekinian tetapi Redmi Note 4 ini memiliki spesifikasi jeroan yang sama dengan Redmi 5 Plus, yaitu Snapdragon 625 dan RAM 4 GB serta storage sebesar 64 GB yang bisa ditambah dengan memori external. Di Indonesia harga dari Xiaomi Redmi Note 4 kurang lebih Rp 2,9 jutaan.
XIAOMI MI A1
Dan lagi-lagi smartphone dari Xiaomi ada di daftar ini. Suka atau tidak, smartphone Xiaomi memang memiliki spesifikasi yang terbilang di atas rata-rata dengan harga yang sangat bersaing. Termasuk juga Xiaomi Mi A1 ini. Smartphone Xiaomi pertama yang menggunakan UI non-MIUI ini merupakan salah satu smartphone terbaik dengan harga di bawah Rp 3 juta. Meski belum memiliki rasio layar kekinian, smartphone ini bisa merekam dengan resolusi 4K. Harga di Indonesia saat ini kurang lebih Rp 2,9 jutaan.
HUAWEI HONOR 7X
Smartphone selanjutnya yang masuk dalam daftar ini adalah Huawei Honor 7X yang merupakan penerus Honor 6X yang kurang begitu diminati. Berbeda dengan pendahulunya, Honor 7X benar-benar merupakan smartphone low-budget yang bisa dibilang terbaik di kelasnya. Dengan desain layar kekinian 18:9 sebesar 5.93 inchi dan dengan dilengkapi sepasang kamera di bagian belakang tentu membuat smartphone yang akan segera dirilis secara resmi di Indonesia ini menjadi semakin menarik. Perkiraan harga di Indonesia setelah dirilis secara resmi kurang lebih sekitar Rp 2,7 jutaan.
ZTE BLADE V9
Smartphone terakhir dalam daftar ini adalah ZTE Blade V9. Smartphone ini bisa dibilang paling terjangkau dari keempat smartphone sebelumnya dengan harga sekitar $159.99 atau sekitar Rp 2,2 jutaan saja. Dengan harga seperti itu, ZTE Blade V9 tampil dengan desain menarik, seperti layar 18:9 sebesar 5.7 inchi. Dual kamera di bagian belakang serta bodi belakang yang terlihat glossy karena terbuat dari kaca.
Itulah lima smartphone terbaik dengan harga di bawah Rp 3 juta untuk bulan Maret 2018. Bagi yang ingin ganti smartphone tetapi belum tahu apa yang ingin dicari, daftar ini mungkin bisa membantu memutuskan smartphone mana yang akan diambil. Tentu saja masih ada alternatif lainnya seperti Huawei Honor 9 Lite yang juga memiliki harga di bawah Rp 3 juta.
Tertarik? Atau ada yang ingin menambahkan alternatif lainnya?
Sejak kemunculan Huawei Honor 8 yang memiliki bodi belakang kaca reflektif yang terlihat menarik, smartphone menengah ke atas kini rata-rata telah menggunakan material kaca dibandingkan dengan aluminium. Untuk tahun ini saja, beberapa smartphone unggulan di MWC 2018 menggunakan bahan utama kaca menggantikan aluminium. Sebut saja Samsung Galaxy S9/S9+, ZTE Blade V9, Nokia 8 Sirocco, Sony Xperia XZ2, serta ASUS Zenfone 5 Series-nya.
![]() |
| Body kaca relfektif Huawei Honor 8 (via lemoot) |
Fakta tersebut tentu membuat banyak orang bertanya-tanya, apakah bahan kaca lebih baik daripada bahan aluminium?
Hal ini tentu saja cukup sulit untuk diperbandingkan karena keduanya memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Bagaimanapun material aluminum atau metal tentu saja memiliki ketahanan yang lebih daripada material kaca. Tetapi kenapa saat ini banyak produsen smartphone memilih kaca?
![]() |
| Huawei Honor 9 (via indianexpress) |
Yang pertama, smartphone yang menggunakan bahan kaca terlihat lebih mewah daripada smartphone aluminium.
Ya, tentu saja. Ingat pertama kali Huawei Honor 8 muncul dengan bodi belakang kaca yang memantulkan cahaya yang menarik sehingga seakan-akan bodi belakang kacanya terlihat memiliki motif? Terlihat mewah dan elegan, apalagi dengan warna biru gelapnya yang menawan.
Padahal, selain memiliki ketahanan yang lebih baik dari kaca, bahan aluminium juga merupakan penghantar panas yang baik. Sementara material kaca akan menahan suhu perangkat tetap berada di dalam.
Tetapi orang-orang menyukai kemewahan. Jadi hal itu mungkin tidak terlalu menjadi permasalahan meskipun perangkat terasa hangat.
![]() |
| Meizu U20 (via mobileheadlines) |
Yang kedua, material kaca menangkap sinyal lebih baik daripada bahan aluminium. Hal ini kemudian berhubungan dengan sisi desain, yang tidak perlu membuat garis antena di bodi belakang.
Tetapi kelemahannya, sekali lagi pada daya tahan. Jika smartphone berbahan kaca ini jatuh tentu saja yang terjadi adalah reta, jika bukan pecah. Sementara smartphone aluminium tidak akan retak. Berbekas, atau dekok mungkin saja. Tapi tidak akan pecah. Kaca juga rentan terhadap goresan. Pelindung layar seperti Gorilla Glass mungkin efektif melindungi layar depan dari berbagai scratch atau goresan. Tetapi entah kenapa tidak efektif untuk bodi belakang smartphone.
Upgrade Gorilla Glass versi 4 ke atas lebih melindungi perangkat dari goncangan daripada goresan. Bagaimanapun juga Gorilla Glass adalah kaca, yang rentan pada goresan. Menggunakan pelindung atau case, baik itu hardcase ataupun softcase mungkin bisa meminimalisir kerusakan ketika terjadi benturan.
Konsekuensinya, kemewahan kaca tidak begitu terlihat. Selain itu, ketika kaca ini retak, biaya yang dibutuhkan untuk penggantian kaca tidak bisa dibilang sedikit. Contohnya saja, Apple akan menuntut biaya sebesar $549 untuk kaca belakang dan $279 untuk kaca depan. Jadi..?
![]() |
| Wireless charging (via androidportal) |
Jadi mungkin pertimbangan selanjutnya kenapa banyak smartphone flagship menggunakan material kaca di bodi belakang adalah karena material kaca mendukung teknologi pengisian daya nirkabel.
Terlepas dari beberapa kelemahan kaca, fakta bahwa material kaca juga mendukung beberapa teknologi terkini juga bisa menjadi pertimbangan para produsen smartphone populer mulai menggunakan kaca daripada aluminium. Teknologi pengisian daya nirkabel saat ini mulai populer.
Intinya, masing-masing material memiliki keunggulan dan kelemahan. Jadi jika mencari mana yang lebih baik antara smartphone berbahan kaca dan smartphone aluminium, tentu saja kembali ke selera masing-masing. Smartphone kaca tentu saja terlihat menawan, cantik, dan berkilau tetapi juga memiliki resiko terutama dengan ketahanannya.
Jadi, mana yang lebih baik antara smartphone kaca dan smartpone aluminium? Silahkan dijawab sendiri.
Bukan rahasia lagi kalau smartphone Android membuat Google mengetahui setiap kegiatan pengguna: mulai dari kesukaan hingga keberadaan. Lalu jika pengguna menginginkan keamanan atau privasi yang lebih tapi tetap menggunakan Android, bagaimana? Beberapa caranya mungkin adalah dengan menggunakan Graphite Phone. Tetapi harganya sangat mahal.
Alternatif lainnya?
Tak perlu khawatir karena selalu ada alternatif, termasuk pilihan untuk menggunakan smartphone paling aman. Pada ajang MWC 2018 lalu, diantara hingar-bingar deretan smartphone baru berponi alias smartphone ber-notch, terdapat sebuah smartphone baru penerus Graphite Phone, yaitu SIKURPhone.
Nama yang aneh, bukan?
![]() |
| Out of the box UI Android Nougat (via Mashable) |
Tetapi selain nama yang aneh, SIKURPhone terlihat seperti smartphone jadul, yang benar-benar keluar dari pakem atau tren smartphone di tahun 2018 ini. Misalnya saja smartphone ini tak menggunakan rasio 18:9. Bagi beberapa orang hal itu memang tak masalah, meskipun nantinya akan mempermasalahnya spesifikasinya.
Spesifikasi SIKURPhone:
5.5-inch FHD Display
Kamera utama sebesar 13 MP
Kamera depan 5 MP
RAM 4 GB
Storage 64 GB
Prosesor Mediatek MT6750
USB Type-C
Android 7.0 Nougat
Baterai sebesar 2,800 mAh
Fingerprint di bagian belakang
Tidak terlihat menarik bukan? Bagi penggila smartphone yang "memuja" desain serta spesifikasi, SIKURPhone benar-benar tidak menarik. Tetapi permasalahan utamanya bukan itu karena SIKURPhone bukan membuat smartphone untuk menarik perhatian bukan dengan kecantikannya, tetapi dengan fitur-fiturnya.
Salah satu fitur unggulannya adalah built-in cryptocurrency wallet yang fungsi utamanya adalah menyimpan mata uang, atau menyimpan cryptocoins dengan aman.
Artinya, smartphone ini sangat cocok dengan para pemain Bitcoin, Litecoin, Ethereum, atau Ripple.
Jadi, jelas smartphone ini adalah smartphone eksklusif. Pengguna millenial jelas tak akan bisa bertahan dengan smartphone ini karena SIKURPhone memblok segala jenis media sosial, dan beberapa aplikasi yang memang telah diatur oleh SIKUR. Untuk mendownload aplikasi pun bukan melalui Google Play, tetapi melalui aplikasi yang mereka kembangkan sendiri.
![]() |
| Tampilan UI SIKURPhone (via creamcryptonews) |
Selain itu, meskipun berbasis Android Nougat, tampilan UI SIKURPhone bisa dibilang sangat "out of the box." Tidak seperti UI kebanyakan. Hal ini disampaikan oleh pihak SIKUR yang diwakili oleh Alexandre Vasconcelos seperti dilansir dari Mashable yang mengatakan bahwa SIKURPhone tidak memiliki akses untuk sembarang aplikasi, bahkan Google Play pun tidak bisa digunakan di smartphone ini. Lebih lanjut, UI-nya akan lebih terlihat corporate-looking daripada kebanyakan smartphone.
Lalu, berapa harga smartphone paling aman di dunia ini?
Dengan melihat spesifikasi di atas, mungkin banyak yang akan menganggap bahwa harga smartphone ini tidak lebih dari Rp 4 jutaan. Maksimal Rp 5 juta.
Tetapi itu salah besar.
Spesifikasi di atas mungkin memang tak menarik, tetapi SIKURPhone ini eksklusif karena fitur-fiturnya. Vasconcelos bahkan berani sesumbar bahwa "this smartphone is unhackable" atau smartphone ini tidak bisa di-hack. Untuk membuktikan ucapannya itu, SIKUR bahkan telah bekerja sama dengan HackerOne selama dua bulan untuk mencoba hack smartphone ini. Dan hasilnya keamanan smartphone ini tidak bisa ditembus.
Keren bukan?
Untuk menghargai kemampuan itu, SIKURPhone dibandrol dengan harga kurang lebih $800 atau sekitar Rp 11 jutaan. Harga itu adalah harga yang kurang lebih sama dengan Samsung Galaxy S9 atau iPhone 8, yang memiliki desain cantik ditambah spesifikasi terbaru.
Tetapi belum tentu bisa lolos dari hacker. Dan SIKURPhone mampu.
Smartphone ini mulai tersedia secara pre-order di website-nya, SIKUR - seharga $799, dan kemungkinan besar akan mulai dikirim di bulan Agustus mendatang. Dan jelas, smartphone ini bukan untuk pasar mainstream melainkan kalangan tertentu.
Taiwan akan menjadi tempat pertama kemunculan flagship terbaru HTC - yang saat ini masih diberi nama HTC Imagine - yaitu HTC U12. Meski di Indonesia merk ini bisa dibilang kalah saing dengan misal, sebut saja Xiaomi atau Oppo, sebenarnya HTC selalu membuat smartphone bisa dibilang memiliki kualitas yang baik.
Mungkin yang menjadi salah satu faktor penghambat berkembangnya HTC di Indonesia, khususnya smartphone adalah harganya yang lumayan tinggi.
Lalu bagaimana dengan HTC U12 ini? Apakah akan masuk ke Indonesia?
Sebenarnya masih terlalu dini untuk membicarakan apakah smartphone HTC terbaru tersebut akan masuk ke Indonesia atau tidak. Tetapi sebagai gambaran tentang HTC Imagine atau HTC U12 lebih dekat, smartphone ini akan memiliki layar 2K dengan rasio kekinian 18:9 berukuran 6 inchi.
Kemudian prosesor Qualcomm Snapdragon terbaru seri 845 dengan dukungan RAM sebesar 6GB akan menjadi tenaga utama bagi smartphone ini untuk menjalankan sistem operasi Android Oreo. Selain itu, standar smartphone flasgship saat ini; dua buah kamera di bagian belakang dengan sensor sebesar 12 MP dan 16 MP.
Tetapi yang paling menarik dari smartphone terbaru HTC ini adalah kemampuannya dalam mengakses data dengan kecepatan 5G, sementara teknologi 5G sendiri belum secara resmi dirilis. Dalam acara di Taiwan tersebut, HTC U12 memang memamerkan kecepatan mengunduh data dengan kecepatan tinggi mencapai 809.58Mbps.
Tetapi, dilansir dari TheVerge, apa yang dilakukan smartphone terbaru HTC ini adalah bukan menggunakan teknologi 5G secara langsung tetapi menggunakan teknologi gigabit LTE, yang didalamnya terdapat teknologi yang disebut Licensed Assisted Access (LAA). LAA inilah yang menggabungkan LTE dengan unlicensed jaringan 5GHz Wi-Fi.
Kemampuan ini didapatkan dari prosesor terbaru Qualcomm Snapdragon 845. Prosesor terbaru ini memiliki modem Qualcomm X20 yang secara teoritis mampu mengakses data hingga mencapai 1,2Gbps.
Chunghwa Telecom yang menjadi tempat HTC U12 unjuk gigi juga diketahui mengundang ASUS dan Nokia, yang juga tengah mengembangkan teknologi 5G.
Mengenai ketersediaan HTC U12 di pasaran kemungkinan besar pada bulan April, atau paling lambat bulan Mei 2018. Untuk harganya, diperkirakan tidak jauh berbeda dengan seri sebelumnya atau bisa jadi sama yaitu sekitar $650 atau Rp 8,9 jutaan. Tetapi diperkirakan harga tersebut bisa berbeda di beberapa tempat.
Suka atau tidak, bahwa iPhone X banyak ditiru adalah fakta yang tak terbantahkan. Mulai dari merk-merk yang tidak begitu populer hingga merk populer seperti Huawei pun meniru desain iPhone X terutama pada "poni" depan alias notch. Yang terbaru, Oppo pun terlihat menggunakan notch pada smartphone terbaru mereka yang akan dirilis yaitu R15 dan R15 Plus.
![]() |
| iPhone Original (via thejakartapost) |
Bagi yang ingin memiliki smartphone ala iPhone X dengan harga yang jauh lebih bersahabat di kantong, 10 Smartphone terbaik kloningan iPhone X ini bisa dijadikan pertimbangan.Selain harganya yang "ramah kantong", smartphone-smartphone ini mirip dengan X dari sisi desain. Meskipun dari segi merk, 10 smartphone ini kurang begitu dikenal.
Sebagai catatan, 10 smartphone kloningan iPhone X ini adalah smartphone buatan diluar merk-merk populer seperti Huawei, Oppo, Vivo, ASUS, LG, dan beberapa merk populer lainnya.
OUKITEL U18
Ini bukan Timnas U18, tetapi Oukitel U18. Smartphone ini memulai daftar smartphone terbaik kloningan iPhone X. Oukitel U18 memiliki notch di bagian depan yang sedikit berbeda dengan X, selain itu bezel bawahnya juga sedikit lebih tebal. Di bagian belakang pun kameranya berada di tengah, bukan di pinggir meskipun ditempatkan sama-sama secara vertikal. Uniknya, kamera belakang Oukitel U18 ini malah sekilas terlihat seperti Huawei Mate 10 atau 10 Pro.
Harga: $190 - kurang lebih Rp 2.6 jutaan.
BLUBOO X
Tampilan Bluboo X lebih menarik daripada Oukitel karena Bluboo X memiliki bezel yang tipis di semua sisinya. Hal ini membuat Bluboo X makin mirip dengan iPhone X - bahkan penggunaan huruf X nya juga sama. Selain itu, layarnya juga telah beresolusi FHD+ dengan panel AMOLED yang terkenal sangat jernih. Untuk bagian belakangnya sendiri, dua buah kamera ditempatkan di tengah secara vertikal dengan posisi agak ke atas. Uniknya, tidak terlihat adanya sensor sidik jari di depan atau belakang. Kemungkinan Bluboo X akan mendukung teknologi Face ID atau under-screen-fingerprint. Dilihat dari depan, Bluboo X benar-benar menyerupai iPhone X. Sayangnya Bluboo X belum resmi dirilis.
Harga: -
LEAGOO S9
Meski menggunakan nama yang sama dengan Samsung Galaxy S9, rupanya Leagoo lebih memilih untuk mengkloning iPhone X daripada Galaxy S9. Memiliki notch serta penempatan kamera belakang vertikal di sisi kiri benar-benar menyerupai iPhone X. Tetapi jika diamati dengan seksama, Leagoo S9 ini bisa jadi terinspirasi dari beberapa smartphone populer; yang pertama tentu saja nama S9, kemudian desainnya yang terinspirasi iPhone X, dan kemudian back covernya yang mengilap langsung mengingatkan pada beberapa smartphone buatan Honor, seperti Honor 8 dan Honor 9.
Harga: $185 - kurang lebih Rp 2.5 jutaan.
LITTLE PEPPER S11
Secara tampilan desain, Little Pepper S11 memiliki desain mirip iPhone X yang terlihat cantik. Bisa dibilang smartphone ini adalah salah satu kloningan iPhone X tercantik yang ada di pasaran. Bezelnya merata dengan notch dan warna putih yang mencolok dan terlihat kontras dengan layar yang berwarna hitam. Bahkan sensor sidik jari yang ada di bagian bawah pun tersamar dengan cukup baik.
Harga: -
GOOPHONE X
Dari semuanya, GooPhone X mungkin adalah salah satu yang paling mirip dengan iPhone X. Bahkan bisa dibilang GooPhone X ini adalah "saudara yang tertukar" dari iPhone X. Dari depan, mulai notch hingga wallpaper, kemudian di bagian belakang penempatan kamera yang vertikal di sisi kiri juga semakin membuat GooPhone X ini semakin mirip dengan iPhone X. Jika ada yang berbeda tentu saja hanyalah logo Apple dan tulisan iPhone di bagian punggung.
Harga: $280 - kurang lebih Rp 3.8 jutaan.
BLACKVIEW X
Inilah smartphone lainnya yang bisa dibilang identik dengan iPhone X selain GooPhone X. Blackview X bisa dibilang secara keseluruhan mirip dengan iPhone X, tentu saja kecuali logo Apple. Penempatan nama Blackview pun berada di bagian bawah layaknya tulisan iPhone pada smartphone Apple. Tetapi meski secara sepintas mirip, kualitas layar tentu saja tidak bisa dibandingkan dengan iPhone X. Untuk sekedar bergaya, smartphone ini bisa menipu secara sepintas. Menggunakan softcase berlogo Apple akan menjadikan smartphone ini semakin sulit dibedakan dari aslinya.
Harga: -
DOOGEE V
Yang membuat Doogee V mirip dengan iPhone X tentu saja bagian poni depan alias notch-nya. Sementara untuk kamera belakang, dua kameranya ditempatkan di bagian tengah secara vertikal. Yang membuat smartphone ini unik adalah karena Doogee V telah menggunakan under-screen-fingerprint, yang kedua di dunia setelah Vivo X20 Plus. Doogee V juga telah mendukung fitur Face ID. Jika diamati secara teliti, Doogee V adalah gabungan antara iPhone X di bagian depan dan Samsung A8 atau A8+.
Harga: -
OWWO X
Nama Owwo X terdengar aneh, tetapi merk ini tak peduli dengan itu dan berhasil menelurkan sebuah smartphone kloningan iPhone X dengan cukup baik, tidak seperti kebanyakan kloningan iPhone X. Dari tampilan luar, Owwo X memiliki desain yang....mirip, sangat mirip dengan iPhone X. Memiliki layar beresolusi FHD+ sebesar 5,5 inchi. Kemudian fitur Face ID yang bisa mengenali lebih dari 128 wajah yang berbeda menjadikan Owwo X smartphone yang cukup menjanjikan.
Harga: $237 - kurang lebih Rp 2.3 jutaan.
UMIDIGI ONE
Salah satu yang membuat smartphone kloningan iPhone X yang satu ini menarik adalah karena smartphone ini akan dipasarkan secara global dengan dukungan 36 jaringan global, lebih dari 21 jaringan LTE internasional, dan dukungan jaringan internet 4G untuk wilayah Eropa. Selain itu, Umidigi telah mengantongi beberapa sertifikat untuk masuk di pasar Amerika Serikat, yaitu sertifikat CE dan FCC.
Harga: -
Beberapa jaringan yang didukung Umidigi One diantaranya adalah:
GSM(2G): 850/GSM900/DCS1800/PCS1900
CDMA 1X: BC0/BC1
WCDMA(3G): Band1/2/4/5/8
EVDO:BC0/BC1
TD-SCDMA: B34/39
LTE-FDD(4G): Bands 1/2/3/4/5/7/8/12/13/17/18/19/20/25/26/28A/28B
LTE-TDD(4G): Bands 34/38/39/40/41
UMIDIGI Z2
![]() |
| via AndroidHeadlines |
Bukan hanya Umidigi One, karena pabrikan ini juga menyiapkan smartphone kloningan iPhone X lainnya yaitu Umidigi Z2. Sama seperti Umidigi One, seri Z2 juga memiliki keunikan sendiri, selain desainnya yang meniru iPhone X. Umidigi Z2 disebut-sebut akan memiliki fitur under-screen-fingerprint dan wireless charging yang diklaim sangat cepat, dimana mampu mengisi daya dari posisi baterai 0% sampai 80% hanya dalam waktu kurang dari satu jam.
Harga: -
Itulah 10 smartphone terbaik yang berasal dari Tiongkok kloningan iPhone X. Harga iPhone X yang selangit mungkin memang sangat tidak masuk akal bagi sebagian orang, dan smartphone-smartphone diatas adalah alternatif yang bagus untuk memiliki smartphone dengan tampilan yang seperti iPhoneX dengan harga yang bersahabat.
Smartphone sekarang hampir semakin seragam. Bahkan pada ajang MWC 2018 lalu, hampir semua smartphone baru dirilis dengan memiliki notch ala iPhone X. Bisa dibilang, tahun ini merupakan tahunnya notch, meski banyak yang kurang menyukai hal tersebut. Dan praktis hanya satu yang benar-benar membuat smartphone bezel less tanpa notch yaitu Vivo dengan Apex-nya, yang memiliki perbandingan screen-to-body mencapai 98%.
Dan tanpa notch.
Saat ini mungkin hanya beberapa yang memiliki smartphone baru tanpa notch. Vivo untuk saat ini bisa dibilang sebagai inovator dalam beberapa kasus. Kemudian Sony dengan duet Xperia XZ dan XZ2, lalu juga ada Motorola Moto G6 Series yang juga tanpa notch. Dan nampaknya akan tambah satu lagi yakni Xiaomi.
Ya, bocoran smartphone terbaru Xiaomi yang muncul di laman Gizmochina terlihat tanpa notch dan memiliki perbandingan screen-to-body mencapai 100%.
Jika ini benar, maka smartphone terbaru Xiaomi yang diduga adalah seri Mi MIX 2S ini akan menjadi smartphone pertama yang memiliki layar real bezel less.
Benarkah?
Jika diamati dari desainnya, sebenarnya tidak 100% karena smartphone ini masih menyisakan bezel yang tipis di sekelilingnya. Tetapi bezel ini benar-benar sangat tipis.
Bagaimana dengan body-nya?
Penggunaan kaca pada body smartphone mungkin akan menjadi lebih populer daripada metal, tetapi disini Xiaomi menggunakan body keramik daripada keduanya. Tentu saja Xiaomi pasti memiliki alasan. Disamping karena Xiaomi pernah menggunakan body keramik di masa lalu, mereka juga akan tampil beda dari kebanyakan smartphone.
Di bagian belakang terdapat dua kamera yang ditempatkan secara vertikal di bagian pinggir, hampir sama dengan penempatan kamera iPhone X. Sensor sidik jari juga terdapat di bagian belakang. Sementara untuk kamera depan tidak terlihat di manapun pada smartphone ini. Mungkin mereka menggunakan model pop-up kamera layaknya milik Vivo Apex untuk kamera selfie.
Atau bahkan under-screen-camera.
Belum diketahui secara pasti apakah Xiaomi Mi MIX 2S ini akan benar-benar dirilis. Tetapi jika smartphone ini benar-benar dirilis, Vivo Apex yang terlihat futuristik pun akan terlihat kuno dibandingkan smartphone ini.
Tetapi sekali lagi, desain di atas masih berupa render yang bahkan belum menjadi konsep. Tetapi bukan tidak mungkin Xiaomi akan mulai mempertimbangkan untuk membuat smartphone tanpa bezel. Tunggu saja!
Hampir tak terdengar gaungnya di ajang MWC 2018, membuat Nubia tak berkecil hati. Sub-brand pabrikan populer ZTE ini bahkan telah menyiapkan sebuah smartphone yang dirancang khusus untuk para penggemar mobile gaming. Dengan begini, smartphone gaming terbaru Nubia ini nantinya akan beradu dada dengan Razer Phone dan Xiaomi Blackshark.
Dengan semakin bertambahnya pabrikan smartphone yang mulai melirik para penggemar mobile gaming, bukan tidak mungkin nantinya akan lebih banyak lagi yang mulai memproduksi smartphone gaming.
Hal ini sebenarnya bagus, karena akan memberikan pilihan yang lebih bervariasi daripada tren smartphone berkamera canggih yang banyak berada di luar sana. Atau tren smartphone yang memiliki notch..
Bezel mungkin memang sesuatu yang bisa membuat tampilan smartphone menjadi lebih cantik..tetapi, ah sudahlahh..
Tetapi, bicara tentang smartphone gaming, hal ini sebenarnya hampir mirip dengan tren notch yang dimulai sejak era iPhone X sampai sekarang. Bedanya, Razer Phone yang memulai tren smartphone gaming ini.
Dan melihat antusias para penggemar smartphone, sepertinya segmen ini masih cukup menjanjikan. Mungkin itulah yang dipikirkan oleh Xiaomi, yang dikenal sebagai perusak harga pasar. Dan tentunya sekarang Nubia ini.
Bedanya, smartphone gaming Nubia ini masih sebatas konsep, meskipun smartphone-nya sendiri telah muncul di MWC 2018 lalu. Tetapi General Manager Nubia Ni Fei telah mengkonfirmasi bahwa smartphone gaming Nubia ini pasti dirilis dalam beberapa bulan ke depan.
Terbatas di China...
Smartphone gaming terbaru Nubia ini sendiri memiliki desain dan tampilan yang sangar dan sangat terlihat cocok dengan para game-addict. Garis-garisnya tegas, hampir terlihat seperti supercar yang memiliki garis dan sudut tegas.
Kemudian aksen merah di kanan kiri bagian atas dan bawah memberikan detail yang keren.
Bukan hanya itu, Nubia mengatakan bahwa material pembuatan smartphone ini bukan bahan sembarangan. Nubia menyebutkan bahan carbon nano material untuk smartphone gaming terbaru mereka ini. Bahan tersebut diklaim bisa menurunkan suhu lebih baik dibandingkan material yang biasa dipakai pada kebanyakan smartphone.
Selain itu, Nubia juga mengembangkan teknologi pendingin udara yang khusus dipersiapkan untuk smartphone gaming terbaru ini.
Meskipun telah beberapa lama, pengaruh iPhone X di tengah persaingan smartphone masih terasa sampai sekarang. Dan di awal tahun 2018 ini, smartphone addict dari seluruh dunia akan semakin akrab dengan sesuatu yang akhir-akhir ini sering disebut, yaitu "notch."
Notch balok? Bukan. Hmm..ingat desain iPhone X di bagian atas, ruang yang digunakan untuk menyematkan kamera depan dan lubang sound? Itulah notch. Yang akhir-akhir ini akan sering dijumpai terutama pada smartphone baru.
Apple memang inovator.
Benarkah? Mungkin. Tetapi jika diingat-ingat, Essential Phone pernah merilis smartphone dengan notch kecil dibagian atas untuk menempatkan kamera depan. Sebelum kemunculan iPhone X. Who copy who?
![]() |
| Notch pada Essential Phone 1 yang dirilis pada bulan Mei 2017, sementara iPhone X dirilis pada 3 November 2017. |
Paling tidak, ada perbedaan antara notch milik Essential dan Apple. Dalam ilmu desain dikenal konsep, "Amati, tiru, kembangkan." Good job, Apple.
Tetapi, bagi deretan smartphone di bawah ini, konsep "amati" dan "tiru" saja sudah cukup. Karena mereka memilih mengembangkan part yang lain. Kamera misalnya. Di bawah ini adalah beberapa smartphone baru yang (diduga) memiliki notch ala iPhone X.
ASUS ZenFone 5
Dengan moto #BackTo5 yang santer dikampanyekan menjelang perkenalan keluarga ZenFone 5 series di akhir bulan ini di ajang MWC 2018, desain smartphone ini telah banyak beredar di dunia maya. Khusus untuk ZenFone 5 tanpa embel-embel Lite, Max atau Selfie (jika ada), desainnya memang sangat iPhone X oriented. Lihat saja, notch bagian depan, layar yang (hampir) penuh hingga penempatan dua kamera belakang yang sangat terlihat X.
![]() |
| De Javu? |
Tetapi terlepas dari desainnya yang (hampir) identik dengan X, ASUS ZenFone 5 akan diluncurkan dengan sistem operasi Android terbaru yaitu Oreo, dengan dukungan prosesor Snapdragon 845 yang powerful, dan RAM yang kemungkinan sebesar 6 GB. Kemudian dengan desain layar yang seperti itu layar ZenFone 5 memiliki resolusi layar 2,246 x 1080 pixel. Sedikit tidak umum.
HUAWEI P20
Huawei juga berencana merilis penerus smartphone populer mereka, yaitu P10 dengan P20 yang kemungkinan memiliki tiga varian, yaitu Basic, Plus dan Pro. Bocoran desain pertama smartphone ini sempat mencuri perhatian karena triple-camera di bagian belakang. Dan desain bagian depan smartphone ini juga membuat kehebohan karena, ya..mirip dengan si-X. Apalagi kalau bukan di bagian notch-nya.
![]() |
| Notch again. |
Salah satu yang diunggulkan dari P20 Series ini juga prosesor mandiri terbaru mereka, yaitu Kirin 970 yang merupakan prosesor flagship mereka. Kemungkinan Huawei akan memperkenalkan keluarga P20 ini di ajang MWC 2018 di akhir bulan Februari 2018 ini.
ULEFONE MIX2
Jika kamu adalah sebuah smartphone yang kurang terkenal, salah satu cara untuk menarik perhatian adalah dengan membuat smartphone yang mirip dengan smartphone populer. Dan Ulefone dengan sangat baik menerapkan teori tersebut. Ulefone, jika dibandingkan dengan kedua merk sebelumnya memang kalah tenar, tetapi jangan salah karena meski kalah tenar Ulefone merasa (cukup) percaya diri dengan merilis smartphone dengan desain yang terinspirasi - jika bukan meniru - iPhone X.
![]() |
| Tidak begitu buruk, bukan? |
iLA X
Jika ada merk yang meniru bukan hanya pada desain tetapi juga pada penamaannya, inilah kandidat terbaik. Tetapi merk ini juga menerapkan teori yang sama dengan (mungkin) dipakai oleh Ulefone untuk menarik perhatian. Hasilnya memang lumayan, karena orang-orang mulai tahu bahwa ternyata ada merk ini setelah merilis smartphone yang terinspirasi dari iPhone X. Bukan hanya bagian notch-nya saja karena dual-camera di bagian belakang juga ditempatkan dengan posisi yang sama dengan si-X.
![]() |
| Huruf i di depan dan X di belakang. Notch dan penempatan kamera belakang yang nyaris sama. Apa lagi? |
Deretan smartphone di atas tentu saja hanya beberapa dari banyaknya smartphone baru yang memiliki desain yang terinspirasi dari notch-nya Apple iPhone X. Salah? Tentu saja tidak. Yang pasti, tunggu saja kemunculan beberapa smartphone di atas dan mengujinya.
Apa ada smartphone lain dengan notch ala iPhone X yang belum disebutkan?






























































