Kembali ke era pertengahan 2000an, ponsel Motorola seri Razr merupakan salah satu ponsel futuristik dan inovatif di jamannya. Bahkan salah satu serinya, yaitu Razr V3 disebut-sebut sebagai salah satu ponsel monumental bersama Nokia 3310 dan Apple iPhone generasi awal.
Ketika HMD Global tahun lalu menghidupkan kembali ponsel monumental Nokia, yaitu 3310 4G dan tahun ini 8110 4G, mungkinkah Lenovo selaku pemilik Motorola saat ini merilis kembali Motorola Razr?
Jawabannya mungkin saja.
Bahkan bisa saja Motorola membuat versi terbaru Razr V3 ini menjadi lebih futuristik. Misalnya dengan layar yang bisa dilipat. Kenapa layar yang bisa dilipat? Karena sampai saat ini smartphone dengan layar yang bisa dilipat belum sebanyak smartphone yang memiliki notch...
Dan untungnya, desain smartphone lipat terbaru Motorola penerus Razr V3 yang kemungkinan bernama Motorola V3S ini tak memiliki notch dan mengusung konsep layar yang bisa dilipat. Carota Design merancang penerus Razr V3 ini dengan sangat menarik.
Terlihat bahwa meskipun layarnya bisa dilipat, tidak ada batas antar kedua layar, seperti yang terlihat di smartphone lipat milik ZTE, yakni Axon M.
Jadi Motorola V3S ini akan memiliki satu layar yang panjang dan melengkung, dan bisa dilipat. Tetapi ketika V3S ini sedang dalam posisi terlipat, akan terlihat sangat mirip dengan sang pendahulu, yaitu Razr V3.
Di bagian depan terdapat semacam layar kecil. Kemudian di bagian belakang, terdapat sebuah kamera yang berada di tengah, dengan LED Flash dan kemungkinan OIS di kanan kiri kamera. Kemudian di bawah kamera terdapat logo Motorola.
Tak ada sidik jari nampaknya. Tetapi yah, sidik jari bisa menjadi kurang berguna untuk smartphone lipat model flip seperti ini karena seharusnya perangkat bisa langsung aktif begitu dibuka. Fitur face unlock mungkin akan lebih berguna bagi Motorola V3S ini.
Dengan mengusung warna silver metalik, smartphone terbaru Motorola V3S ini terlihat sangat elegan dan mewah.
Bahkan bisa saja Motorola membuat versi terbaru Razr V3 ini menjadi lebih futuristik. Misalnya dengan layar yang bisa dilipat. Kenapa layar yang bisa dilipat? Karena sampai saat ini smartphone dengan layar yang bisa dilipat belum sebanyak smartphone yang memiliki notch...
Dan untungnya, desain smartphone lipat terbaru Motorola penerus Razr V3 yang kemungkinan bernama Motorola V3S ini tak memiliki notch dan mengusung konsep layar yang bisa dilipat. Carota Design merancang penerus Razr V3 ini dengan sangat menarik.
Terlihat bahwa meskipun layarnya bisa dilipat, tidak ada batas antar kedua layar, seperti yang terlihat di smartphone lipat milik ZTE, yakni Axon M.
Jadi Motorola V3S ini akan memiliki satu layar yang panjang dan melengkung, dan bisa dilipat. Tetapi ketika V3S ini sedang dalam posisi terlipat, akan terlihat sangat mirip dengan sang pendahulu, yaitu Razr V3.
Di bagian depan terdapat semacam layar kecil. Kemudian di bagian belakang, terdapat sebuah kamera yang berada di tengah, dengan LED Flash dan kemungkinan OIS di kanan kiri kamera. Kemudian di bawah kamera terdapat logo Motorola.
Tak ada sidik jari nampaknya. Tetapi yah, sidik jari bisa menjadi kurang berguna untuk smartphone lipat model flip seperti ini karena seharusnya perangkat bisa langsung aktif begitu dibuka. Fitur face unlock mungkin akan lebih berguna bagi Motorola V3S ini.
Dengan mengusung warna silver metalik, smartphone terbaru Motorola V3S ini terlihat sangat elegan dan mewah.
Lenovo, yang pada acara Mobile World Congress 2018 memperkenalkan keluarga Moto G6 Series, secara mengejutkan juga membuka kemungkinan untuk menghadirkan kembali salah satu ponsel lawas Motorola yang di masa lalu sempat menjadi salah satu primadona, disamping ponsel-ponsel Nokia.
Hal ini diungkapkan langsung oleh CEO Lenovo Yang Yuanqing yang mengatakan bahwa ponsel lawas yang akan "dihidupkan" lagi oleh Lenovo kemungkinan besar memiliki konsep foldable. Apa yang diungkapkan CEO Lenovo tersebut merupakan lanjutan dari rencana Lenovo di tahun 2017 yang saat itu juga sedikit disinggung di acara serupa.
Dan seperti yang telah diketahui, foldable phone dari Motorola adalah Razr.
Lebih lanjut tentang kemungkinan comeback-nya Razr Phone, Yang Yuanqing mengatakan, "dengan teknologi baru, khususnya foldable screen, saya pikir anda sekalian akan melihat inovasi yang lebih dan lebih pada desain smartphone kami," kata Yuanqing.
Kemudian ia juga menambahkan keterangannya tersebut secara spesifik dengan menyebutkan salah satu ponsel lawas yaitu Motorola Razr.
Akan tetapi, rumor tetaplah rumor. Meskipun rumor itu dihembuskan oleh pemiliknya sendiri. Menghadirkan ponsel baru tentunya bagus, apalagi bisa keluar dari Moto series. Akan lebih baik jika Lenovo mulai mengembangkan teknologi foldable phone untuk model smartphone terbaru mereka. Nama Razr bisa digunakan.
SEJARAH MOTOROLA RAZR
Bagaimanapun, di era pertengahan tahun 2000an ponsel Motorola Razr merupakan salah satu ponsel ikonik disamping Nokia. Motorola Razr V3 mencatatkan penjualan hingga angka 130 juta dan merupakan salah satu ponsel lipat dengan penjualan terbesar sepanjang masa - androidauthority.
Karena bisa dibilang sukses, Motorola kemudian mengembangkan suksesornya dengan kualitas kamera yang lebih baik, yaitu kamera sebesar 2 MP dan jaringan 3G dengan Motorola Razr V3x. Selain itu, Razr V3x ini memiliki bodi yang super tipis. Anehnya Razr V3x tidak sebaik pendahulunya dalam hal penjualan.
AKANKAH TERWUJUD?
HMD Global, selaku pemegang merk Nokia sampai saat ini telah menghidupkan kembali dua ponsel lawas mereka yang sangat populer di masa lalu, yaitu 3310 4G dan 8110 4G. Keduanya sukses membuat semua orang bernostalgia.
Berkaca dari Nokia, apakah Motorola Razr baru akan terwujud?
Jawabannya bisa iya, tetapi bisa juga tidak. Tetapi sebuah laman bernama TechRadar menuliskan sebuah hal yang menarik tentang Motorola Razr V3 ini.
Without the Razr V3, would we be as obsessed with slim phones as we are today? Would manufacturers be bothered with premium-grade metals that hadn't been seen in a mainstream handset prior to the V3?
Memang bisa dibilang Motorola Razr V3 merupakan ponsel tertipis saat itu, meskipun konsepnya sendiri adalah ponsel lipat yang secara umum memiliki dimensi yang lebih tebal. Tetapi Razr V3 sangat tipis. Selain itu Motorola Razr V3 juga terbuat dari material yang berbeda dari kebanyakan ponsel yang ada saat itu.
Lebih lanjut, TechRadar juga menuliskan bahwa jika ada yang masih memiliki satu Razr V3, mereka menyarankan agar tetap menyimpannya baik-baik. TechRadar menyebutkan bahwa Motorola Razr V3 adalah satu dari tiga ponsel monumental yang pantas dimasukkan dalam "Phone Hall of Fame" bersama Nokia 3310 dan Apple iPhone.
Acara MWC 2018 (Mobile World Congress) menjadi acara yang sangat ditunggu-tunggu bagi para pemerhati teknologi gadget dari seluruh dunia. Secara resmi acara ini dimulai hari ini, Senin 26 Februari 2018. Untuk MWC 2018 akan diadakan di Barcelona, tepatnya di dua tempat yaitu Fira Gran Via dan Fira Montjuic.
Beberapa waktu sebelum acara ini dimulai banyak sekali rumor yang menyebutkan bahwa ajang MWC 2018 ini akan menjadi panggung bagi Samsung, Huawei, LG, dan Sony untuk memperkenalkan smartphone terbaru mereka. Dan mungkin bagi merk-merk lainnya. Lalu, smartphone apa saja yang akan diperkenalkan di acara ini? Dilansir berbagai sumber, inilah beberapa smartphone baru yang akan diperkenalkan di acara Mobile World Congress 2018 di Barcelona, Spanyol.
SAMSUNG
Sebagai smartphone paling ditunggu-tunggu di awal tahun 2018, duet Galaxy S9 dan S9 Plus menarik banyak perhatia dan pihak Samsung telah mengumumkan secara resmi smartphone ini akan diperkenalkan di MWC 2018. Sehari sebelumnya, Minggu 25 Februari 2018, smartphone ini telah diperkenalkan dalam acara Unpacked.
Secara tampilan Samsung Galaxy S9 dan S9 Plus sangat mirip dan tidak jauh berbeda dengan kakaknya yaitu Galaxy S8.
Spesifikasi Samsung Galaxy S9
5.8-inch Quad HD+ Curved Super AMOLED display with an 18.5:9 aspect ratio
4 GB of RAM
3,000 mAh battery
64 GB of onboard storage with a microSD card for additional storage
Samsung Exynos 9810 or Qualcomm Snapdragon 845 SoCs (berbeda di setiap negara)
Dual Pixel Camera 12 MP sensor with dual /1.5 and f/2.4 apertures
harga $719.99 (sekitar Rp 9.8juta)
Spesifikasi Samsung Galaxy S9 Plus
6.2 inch Quad HD+ Curved Super AMOLED display with an 18.5:9 aspect ratio
6 GB of RAM
3,500 mAh battery
64 GB of onboard storage with a microSD card for additional storage
Samsung Exynos 9810 or Qualcomm Snapdragon 845 SoCs (berbeda di setiap negara)
two rear-facing camera sensors one wide-angle at 12 MP and one telephoto at 12 MP
harga $839.99 (sekitar Rp 11.4juta)
Bagi yang berminat dengan smartphone tersebut tunggu pre-order 2 Maret 2018, penjualan secara resmi pada 16 Maret 2018. Selain duet S9, Samsung juga memperkenalkan DeX Pad, sebuah aksesoris yang memungkinkan pengguna untuk menghubungkan smartphone dengan perangkat lainnya seperti monitor, keyboard, dan mouse.
LG
LG membuat kejutan karena ternyata tidak memperkenalkan smartphone seri G6, tetapi malah memperkenalkan smartphone baru mereka yaitu LG V30S ThinQ dan V30S ThinQ Plus. Smartphone ini adalah varian dari duo flagship mereka yaitu V30 dan V30 Plus.
Sebagai smartphone varian, duet V30S ThinQ ini memiliki desain yang hampir sama dengan duet V30. Spesifikasinya pun tidak jauh berbeda, meskipun ada beberapa peningkatan pada RAM terutama dimana smartphone baru LG ini memiliki kapasitas RAM yang lebih besar daripada V30.
Spesifikasi LG V30S ThinQ
6-inch FullVision display
Qualcomm Snapdragon 835 processor
6 GB of RAM
128 GB Storage (V30S ThinQ) dan 256 GB Storage (V30S ThinQ Plus)
AI camera upgrades
Untuk harga kedua smartphone baru LG ini belum tersedia informasi detailnya. Sementara untuk debut pertama kali, LG memilih Korea Selatan pada bulan Maret mendatang.
NOKIA
Tak mau kalah, Nokia yang perlahan-lahan bisa bangkit dari keterpurukan juga menggunakan ajang MWC 2018 ini sebagai panggung untuk memperkenalkan beberapa smartphone baru mereka, yaitu Nokia 7 Plus, Nokia 6 2018 Edition dan Nokia 8 Sirocco yang bisa dibilang merupakan smartphone mid dan flagship terbaru Nokia, serta entry level Nokia 1, serta sebuah ponsel seri 8110 4G.
Spesifikasi Nokia 7 Plus
6-inch display with an 18:9 ratio and a 2,160 x 1,080 resolution
Qualcomm Snapdragon 660 chip
4 GB of RAM
64 GB of onboard storage
dual 12 MP and 13 MP rear camera
16 MP front facing camera
3,800 mAh battery
akan dirilis di beberapa wilayah Eropa pada April mendatang
harga €399 (sekitar Rp 6.7juta)
Spesifikasi Nokia 8 Sirocco
5.5-inch edge-to-edge pOLED panel with a 2560 x 1440 resolution
protected by Gorilla Glass 5
Qualcomm Snapdragon 835 chipset
6 GB of RAM
128 GB storage
dual 12 MP and 13 MP rear cameras
5 MP front camera
QI wireless charging
3,260 mAh battery
akan dirilis di beberapa wilayah Eropa pada April mendatang
harga €749 (sekitar Rp 12.5juta)
Semua smartphone baru Nokia, kecuali Nokia 1 akan mendapatkan dukungan dari Android One, yang artinya semua smartphone baru Nokia tersebut akan mendapatkan update rutin setiap bulan dan update keamanan. Untuk Nokia 6 2018 Edition yang akan dirilis di Eropa, memiliki dua varian yaitu versi RAM 3 GB dengan storage sebesar 32GB, dan versi RAM 4 GB dengan storage sebesar 64GB.
Selain itu semua spesifikasi Nokia 6 2018 Edition kedua versi tersebut sama, yaitu 5.5 inch screen, Snapdragon 630, dan duet 16 MP kamera utama dan 8 MP kamera depan. Keduanya memiliki harga yang sama pada saat perilisannya yaitu €279 atau kurang lebih Rp 4.6 juta.
Sementara itu Nokia 1 akan dirilis di banyak wilayah yaitu Eropa, Timur Tengah, Afrika, India, Asia Pacific, Australia, dan negara-negara di Amerika Latin pada bulan April. Nokia 1 merupakan smartphone Android Go yang berbasis Android Oreo dengan layar sebesar 4.5 inch IPS display, 1GB RAM dan ruang penyimpanan sebesar 8GB, dengan kamera utama sebesar 5 MP dan kamera depan 2 MP.
Untuk ponsel klasik 8110 atau yang dulu dikenal sebagai ponsel pisang, juga akan mendapatkan sentuhan modern dengan penambahan jaringan 4G. Namun ponsel 8110 4G hanya dirilis secara terbatas di Eropa dengan harga €79 atau kurang lebih Rp 1,3 juta.
HUAWEI
Tidak seperti dugaan sebelumnya, pada acara Mobile Wordl Congress 2018 Huawei tidak memperkenalkan satu smartphone pun, termasuk flagship mereka yaitu P20 Series. Di acara ini Huawei hanya memperkenalkan tablet penerus MediaPad M3, yaitu MediaPad M5 dan sebuah laptop yang digadang-gadang bisa menghadang laju laptop Apple.
Laptop ini, yaitu Matebook X Pro, menggunakan sistem operasi Windows 10 dengan bentang layar sebesar 14 inch. Salah satu fitur menarik dari Matebook X Pro ini adalah webcam yang terdapat di keyboard yaitu ditempatkan diantara tombol F6 dan F7.
ALCATEL
Ajang ini tak melulu milik para pemain besar, karena smartphone lainnya juga telah mempersiapkan diri. Salah satunya adalah Alcatel yang memperkenalkan beberapa smartphone baru yaitu Alcatel 1X, Alcatel 3, Alcatel 3V, Alcatel 3X, and Alcatel 5. Semuanya memiliki rasio layar 18:9. Alcatel seri 1X merupakan smartphone Alcatel yang menggunakan Android Oreo Go Edition, dan merupakan smartpone paling terjangkau dari seluruh smartphone Alcatel yang diperkenalkan di MWC 2018.
ZTE
ZTE juga memperkenalkan beberapa smartphone mereka di ajang ini, yaitu ZTE Blade V9 dan Blade V9 Vita. Selain kedua smartphone tersebut, ZTE juga memperkenalkan smartphone terjangkau terbaru mereka yang menggunakan Android Oreo Go Edition yang diberi nama ZTE Tempo Go.
Spesifikasi ZTE Blade V9
5.45 inches
Snapdragon 435 chip
2 GB and 3 GbB RAM options
16 GB and 32 GB of storage
dual rear camera with 13 MP and 2 MP sensors
5 MP front camera
harga dan info resmi belum ada keterangan secara resmi
Spesifikasi ZTE Blade V9 Vita
5.7-inch with 18:9 display
2,160 x 1,080 pixels resolution
Qualcomm Snapdragon 450 chip
3 GB or 4 GB of RAM
32 GB or 64 GB of onboard storage.
dual rear camera with a 16MP and 5 MP sensors
8 MP front facing camera.
Spesifikasi ZTE Tempo Go
5-inch display with a 480 x 584 resolution
1 GB of RAM and 8 GB of onboard storage with a microSD card slot up to 32 GB of additional storage
5 MP rear camera
2 MP front-facing camera
2,200 mAh battery
harga sekitar Rp 1.3juta
SONY
Sony juga merupakan salah satu merk terkenal yang akan memperkenalkan sebuah smartphone flagship mereka, yaitu Xperia XZ Pro. Smartphone ini bisa jadi merupakan smartphone spesial dari Sony karena merupakan smartphone Sony pertama yang menggunakan dual kamera di bagian belakang.
Selain Xperia XZ Pro, rumor yang santer terdengar dari Sony adalah dua smartphone flagship lainnya yaitu Xperia XZ2 dan Xperia XZ2 Compact. Ketiga smartphone terbaru Sony tersebut akan menggunakan prosesor handal dari Qualcomm, yaitu Snapdragon 845.
Spesifikasi Sony XPeria XZ Pro
5.7-inch OLED display with 4K resolution,
Snapdragon 845 chipset
6 GB of RAM.
dual-camera 18 MP sensor with 1.33μm pixel size and a 12 MP sensor at 1.38μm pixels
3420 mAh battery, 128 GB of storage
sertifikat IP68 untuk perlindungan dari air dan debu
Sementara untuk XPeria XZ2 dan XZ2 Compact memiliki spesifikasi yang hampir sama, bedanya hanya pada ukuran layar, dimana XZ2 memiliki layar sebesar 5,2 inch FullHD+ sementara XZ2 Compact memiliki ukuran layar sebesar 5 inch FullHD+. Keduanya menggunakan rasio layar 18:9 FullView Display.
LENOVO/MOTOROLA
Sejak diakuisisi Lenovo, Motorola kembali menjelma menjadi salah satu merk smartphone yang banyak mendapatkan perhatian. Dengan spesifikasi yang mumpuni serta desain yang berbeda dengan rata-rata smartphone di pasaran, membuat Motorola ini mampu menarik minat para penggemar smartphone.
Di ajang MWC 2018, Motorola kembali memperkenalkan smartphone anyar mereka, yaitu Moto G6, G6 Play, dan G6 Plus. Sekilas, ketiganya memiliki tampilan yang hampir sama; kaca di bagian belakang, dan kamera besar di bagian belakang. Perbedaannya hanya pada ukuran layar dimana Moto G6 memiliki ukuran layar sebesar 5,7 inch FHD+ dengan baterai berukuran 3,000 mAh dan menggunakan Snapdragon 450.
Sementara Moto G6 Plus memiliki layar berukuran 5.93 inch FHD+ dengan baterai 3,200 mAh dan Snapdragon 630. Khusus untuk Moto G6 Plus akan memiliki model dengan pilihan RAM sebesar 6 GB. Untuk seri Moto G6 Play, layarnya akan berukuran 5.7 inch dengan baterai sebesar 4,000 mAh. Ketiganya memiliki berbagai pilihan warna yang atraktif. Untuk harga saat ini belum ada informasi detail.
ASUS
ASUS juga telah meluncurkan teaser yang mengindikasikan smartphone baru mereka, yaitu ASUS ZenFone 5 Series. ZenFone 5 Series ini merupakan keluarga Zen5 terbaru yaitu ZenFone 5, ZenFone 5 Max, dan ZenFone 5 Lite. Dari berbagai bocoran desain yang banyak beredar, ketiganya memiliki layar 18:9 FullView Display. Dari ketiga Zen5 tersebut, ZenFone 5 ini adalah yang paling banyak menarik perhatian karena desainnya hampir menyerupai iPhone X dengan notch di bagian depan serta penempatan kamera yang vertikal layaknya iPhone X.
Selain itu ada beberapa rumor tentang HTC dan Acer, tetapi belum ada informasi resmi tentang hal itu. Untuk saat ini, beberapa smartphone di atas adalah yang telah diperkenalkan, kecuali Sony, Lenovo/Motorola dan ASUS. Stay tune for updates!
Sama seperti Nokia, Motorola merupakan raksasa di masa lalu yang terpaksa mengalami "hiatus" atau mati suri sebelum akhirnya melakukan comeback yang cukup mendapat sambutan positif. Khusus untuk Motorola, mereka langsung mendapatkan tempat dan perhatian yang cukup bagus untuk produk smartphone mereka.
Smartphone Motorola, saat ini adalah satu diantara sedikit smartphone yang memiliki desain yang berbeda dari rata-rata smartphone populer lainnya. Hal tersebut menjadikan smartphone Motorola menjadi salah satu smartphone yang inovatif.
Benarkah?
Setidaknya sampai saat ini mereka masih konsisten dengan mengusung desain mereka sendiri. Buktinya, smartphone terbaru mereka di kelas mid-range penerus Moto G5 Series juga masih memiliki desain yang menarik, tidak jauh berbeda dengan desain terdahulu tetapi dengan sentuhan kekinian.
Adalah Moto G6 Play, yang baru-baru ini muncul di tengah-tengah ramainya persaingan smartphone kelas mid-range. Memiliki desain yang tidak jauh berbeda, konsep smartphone buatan Concept Creator ini mengusung rasio layar kekinian yaitu 18:9.
Tetapi hanya ada satu kamera di bagian belakang.
Pendekatan yang berbeda. Mengingat rata-rata smartphone saat ini memiliki tiga atau bahkan empat - kecuali Nokia dengan Penta-lens smartpone-nya.
Mungkin Motorola memiliki teknologi kamera yang canggih sehingga satu saja sudah cukup untuk menyaingi kualitas dual-camera smartphone saat ini.
Kamera depannya memiliki flash, yang cukup bagus mengingat tren selfie yang semakin masif. Tetapi kamera belakangnya, terlihat cukup mencolok dengan lingkaran frame kamera yang begitu besar. Memang khas Motorola, bagaimanapun juga.
Tetapi yang cukup terlihat menarik adalah lingkaran frame kamera belakangnya yang terlihat seperti kaca lampu led. Tetapi apakah itu bisa menyala ketika kamera digunakan atau tidak, entahlah. Kemudian apakah terlihat sensor sidik jari, baik di depan atau belakang? Sepertinya tidak.
Kecuali Motorola menempatkan logo di bagian belakang sekaligus sebagai sensor sidik jari.
Jika memang begitu, hal itu merupakan sebuah ide yang cukup cerdas. Mengherankan Apple tidak terpikir untuk menempatkan logo sekaligus sebagai sensor sidik jari.






























